Mengenal Uji Kendaraan Bermotor Listrik

  • Oleh : Redaksi

Rabu, 13/Janu/2021 22:34 WIB
Webinar STMP Transportasi Trisakti Webinar STMP Transportasi Trisakti


JAKARTA (BeritaTrans.com) - Sudah siap beralih ke kendaraan bermotor listrik? Ayo kenali dulu uji kendaraannya.

Seperti pada kendaraan non listrik, maka kendaraan bermotor listrik juga diselenggarakan pengujiannya, lho.

Baca Juga:
26 Gerbang Tol jadi Prioritas Pengawasan Kendaraan ODOL

Dalam Pengembangan Transportasi Ramah Lingkungan Moda Transportasi Jalan di Era Kendaraan Listrik Nasional yang diselenggarakan Institut Transportasi dan Logistik (ITL)  Trisakti, Direktur Sarana Transportasi Jalan Risal Wasal menyampaikan beberapa hal terkait penyelenggaraan pengujian.

"5 poin penting dalan pengujian kendaraan listrik," ujar Risal, Rabu (13/1/2021).

Baca Juga:
Aksi Tarik Potongan Bak Truk ODOL: Ciaaat...!

Di antaranya yakni unjuk kerja akumulator listrik, alat pengisian ulang energi listrik, pengujian kemampuan perlindungan tehrhadap sentuh listrik.

Selanjutnya keselamatan fungsional dan terakhir kata dia, adalah emisi hidrogen.

Baca Juga:
ITL Trisakti: Penggunaan 50% Energi Terbarukan Tekan Emisi 15,39%

Pada unjuk kerja akumulator listrik, uji sebagai komponen dilakukan di luar unit pelaksana uji tipe yang terakreditasi. 

"Hasil uji berupa sertifikat atau hasil uji unjuk kerja," tuturnya.

Sedangkan pada uji emisi hidrogen, pengujian dilakukan pada kendaraan bermotor listrik yang dilengkapi dengan akumulator menggunakan cairan pengisi.

Adapun kendaraan dengan penggerak motor listrik ada lima yaitu skuter listrik, sepeda listrik, hoverboard, sepeda roda satu (unicyle), dan otopet.

"Untuk menggunakan kendaraan tersebut ada syarat untuk keselamatan berkendara," kata dia.

Antara lain adalah tertib dengan memerhatikan keselamatan pengguna jalan lain. Memprioritaskan pejalan kaki, jaga jarak dengan pengguna jalan yang lain, dan penuh konsentrasi.

"Pengguna dengan usia 12-15 tahun maka harus didampingi orang dewasa," imbuh dia.

Disebutkan juga ada area operasi dari lima jenis kendaraan bermotor listrik tersebut.

Menurut Risal ada lajur khusus atau menggunakan lajut pesepeda. Kawasannya antara lain di pemukiman, car free day, kawasan wisata, area sekitar saranan angkutan umum sebagai integrasi, area kawasan perkantoran, dan area di luar jalan.

Sebelumnya Dekan Fakultas Sistem Transportasi Logistik ITL Trisakti Denny Siahaan menyatakan bahwa pihaknya sengaja mengundang ABG dalam Webinar.

"ABG yakni Akademisi, Bisnis, dan Government untuk mendapat masukan dan bahasan menarik," ujarnya.

Rektor ITL Trisakti Tjuk Sukardiman mengapresiasi selenggaraan Webinar dengan tema yang menarik.

"Ramah lingkungan bukan hanya isu besar nasional tetapi juga internasional, maka tepat kita selenggarakan Webinar ini," kata dia. omy)