Mulai 10 Februari, Perjalanan KRL Bertambah Untuk Maksimalkan Prokes

  • Oleh : Fahmi

Jum'at, 05/Feb/2021 20:47 WIB
Rangkaian KRL. (Ist) Rangkaian KRL. (Ist)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Pihak PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter, mulai Rabu, 10 Februari 2021 akan memberlakukan jadwal baru perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) dan kereta api lokal yang dikelolanya sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) tahun 2021. Hal itu tentunya akan membuat ketersediaan jadwal KRL semakin bertambah. 

“Pemberlakuan pola operasi perjalanan KRL pada Gapeka 2021 ini merupakan usaha KAI Commuter untuk mengakomodir kebutuhan transportasi untuk masyarakat luas yang aman, nyaman dan sehat bagi penggunanya,” jelas Direktur Utama PT KCI, Wiwik widayanti, Jumat (5/2/2021). 

Baca Juga:
Menhub Temui MILT dan JICA, Bahas Perkembangan Sejumlah Infrastruktur Transportasi dengan Jepang

Wiwik berharap penambahan perjalanan KRL ini akan diterima oleh para pengguna jasa KRL. Penambahan perjalanan KRL di Gapeka 2021 ini juga mendukung protokol kesehatan yang diberlakukan KAI Commuter dalam pembatasan jumlah pengguna tiap keretanya dan pemenuhan jaga jarak antar pengguna KRL. 

Pada Gapeka 2021 ini KAI Commuter memprogramkan operasional perjalanan KRL Commuter Line Jabodetabek tiap harinya sejumlah 1.151 perjalanan dengan 94 loop yang beroperasi. 

Baca Juga:
Hari Kedua Kunker Menhub di Jepang, Siap Fasilitasi Investasi TOD MRT Jakarta

Jumlah frekuensi perjalanan yang diprogramkan tersebut bertambah 94 perjalanan dibandingkan dengan program Gapeka 2019 dimana terdapat 1057 perjalanan dan 90 loop untuk KRL Commuter Line Jabodetabek. 

Meskipun demikian, tidak seluruh perjalanan yang diprogramkan tersebut akan berjalan mulai 10 Februari 2021 sehubungan jadwal KRL masih menyesuaikan dengan aturan jam operasional angkutan umum pada masa PSBB maupun PPKM di berbagai wilayah. 

Baca Juga:
Top, Selama Triwulan I, Volume Penumpang Kereta Api Naik 11%

Pada awal pemberlakuan Gapeka 2021 nantinya, KRL Commuter Line Jabodetabek akan tetap beroperasi pada pukul 04:00 - 22:00 WIB dengan 984 perjalanan KRL per hari. Saat ini dengan jam operasional yang sama, KAI Commuter mengoperasikan 964 perjalanan KRL tiap harinya. 

“Dengan adanya penambahan perjalanan KRL di Gapeka 2021 ini juga, penerapan protokol kesehatan dalam menggunakan transportasi publik khususnya KRL, kami harap dapat lebih maksimal,” tegas Wiwik. 

Pada Gapeka 2021, Jumlah perjalanan KRL untuk lintas Bogor direncanakan sebanyak 476 perjalanan KRL yang terdiri dari Central Line (Bogor/Depok - Jakarta Kota PP) terdapat 267 perjalanan dengan dan Loop Line (Bogor/Depok - Jatinegara PP) terdapat 209 perjalanan. Sedangkan Jumlah perjalanan KRL Bekasi direncanakan sebanyak 236 perjalanan, yang terdiri dari Cikarang/Bekasi - Jakarta Kota Via Manggarai PP sebanyak 202 perjalanan, dan Cikarang/Bekasi - Jakarta Kota Via Pasar Senen PP terdapat 34 perjalanan. 

Untuk lintas Serpong (Rangkasbitung/Parung Panjang/Serpong - Tanah Abang PP) diprogramkan 237 perjalanan KRL pada lintas tersebut. Sementara di lintas Tangerang  (Tangerang - Duri PP) pada Gapeka 2021 ini direncanakan perjalanan KRL sejumlah 118 perjalanan. Sedangkan lintas Tanjuk Priok (Tanjung Priok - Jakarta Kota PP) pada Gapeka 2021 ini terdapat rencana perjalanan KRL sebanyak 84 perjalanan. 

Dalam pemberlakuan Gapeka 2021 ini ada sejumlah perubahan pola operasi perjalanan KRL di beberapa lintas, untuk memastikan keselamatan perjalanan KRL serta perawatan Sarana KRL untuk menjamin kehandalan Sarana KRL dalam pelayanan kepada para penggunanya. Salah satunya adalah KRL pemberangkatan dari Stasiun Maja yang pada Gapeka 2021 ini berubah menjadi pemberangkatan awal dari Stasiun Rangkasbitung. Kebijakan ini dengan mempertimbangkan jumlah pengguna KRL dari Rangkasbitung yang terus meningkat dan tersedianya tambahan jalur stabling (jalur untuk kereta berhenti seusai beroperasi dan menjalani perawatan harian) di Stasiun Rangkasbitung. Selanjutnya Stasiun Maja tetap melayani naik turun pengguna KRL. 

Sementara itu pemberangkatan KRL dari Stasiun Sudimara menuju Stasiun Tanah Abang pukul 06:35 WIB pada Gapeka 2021 ini dialihkan pemberangkatannya menjadi dari Stasiun Parungpanjang. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan dan sarana KRL yang stabling di Stasiun tersebut, karena pada dasarnya Stasiun Sudimara bukan sebagai stasiun stabling KRL. 

Di Gapeka 2021 Pada waktu yang sama, pengguna di Stasiun Sudimara akan tetap dilayani oleh KRL tujuan Tanah Abang pada pukul 06:34 WIB. 

Sejalan dengan penugasan yang diberikan pemerintah dan PT Kereta Api Indonesia (persero) sebagai perusahaan induk, KAI Commuter saat ini juga mengoperasikan KA Lokal Merak, KA Prambanan Ekspres, dan segera akan mengoperasikan KRL Yogyakarta -Solo. Pada Gapeka 2021 ini, terdapat 14 perjalanan per harinya untuk KA Lokal Merak yang melayani Merak - Rangkasbitung PP. 

Untuk KA Prambanan Ekspres pada Gapeka 2021 relasinya berubah menjadi Kutoarjo - Yogyakarta PP dengan delapan perjalanan per harinya. Sebelumnya KA Prambanan Ekspres melayani lintas Kutoarjo - Yogyakarta - Solo PP. 

Sedangkan untuk KRL Yogyakarta - Solo PP yang saat ini masih dalam tahap uji coba untuk masyarakat ,akan beroperasi sepenuhnya mulai 10 Februari sesuai pemberlakuan Gapeka 2021 dengan 20 perjalanan setiap harinya. 

Gapeka 2021 yang sebelumnya telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, dalam Keputusan Menteri Perhubungan No: KP.1385 Tahun 2020 tentang Penetapan Grafik Perjalanan 
KA Tahun 2021. Gapeka 2021 ini akan menggantikan Gapeka tahun 2019 yang menjadi dasar penyusunan jadwal kereta, termasuk penambahan frekuensi dan jadwal perjalanan KRL dibanding yang berlaku saat ini. 

Gapeka 2021 disusun menyesuaikan dengan perkembangan keperluan operasional perekeretaapian, pembangunan prasarana perkeretaapian, serta kebutuhan pengguna kereta. Pemberlakuan Gapeka 2021 ini akan mempengaruhi jadwal perjalanan KRL, waktu tempuh perjalanan, relasi KRL, dan stabling KRL untuk perawatan harian. (fhm)