Pelabuhan Patimban Butuh 79 Operator Crane, 35 % Akan Diisi Warga Subang

  • Oleh : Taryani

Jum'at, 05/Mar/2021 09:26 WIB
Wabup Subang Agus Masykur Rosyadi foto bersama Kepala Disnakertrans Subang Hj. Yeni Nuraeni usai membuka Diklat. (Ist.) Wabup Subang Agus Masykur Rosyadi foto bersama Kepala Disnakertrans Subang Hj. Yeni Nuraeni usai membuka Diklat. (Ist.)

SUBANG (BeritaTrans.com) – Pelabuhan Patimban yang terletak di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat saat ini  membutuhkan 79 operator crane yang akan ditempatkan di pelabuhan Patimban.

   Namun sayangnya baru ada 5 orang warga Kabupaten Subang yang memenuhi syarat mengisi lowongan pekerjaaan itu, sehinga Disnakertrans Subang membuka pendidikan dan pelatihan (Diklat) keterampilan operator crane di UPTD Balai Latihan Kerja Disnakertrans Subang. 

   Diklat dibuka Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi Rabu (3/3/2021) dihadiri Asda II dr. Nunung Syuhaeri, Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Kabupaten Subang Hj. Yeni Nuraeni, Direktur PT. Bima Samudera Sinergi Bugie Akbar Maulana serta para direktur perusahaan di Kabupaten Subang.

   Kepala Disnakertrans Subang Hj. Yeni Nuraeni mengemukakan, Diklat keterampilan  kali ini diperuntukkan untuk posisi operator crane yang diikuti 25 peserta untuk ditempatkan di Pelabuhan Patimban.

   Pelabuhan Patimban ujarnya membutuhkan operator crane sebanyak 79 orang. Namun sejauh ini  baru 5 orang yang memenuhi syarat dari Kabupaten Subang yang dapat mengisi lowongan pekerjaan itu, sehingga banyak kesempatan khususnya bagi warga Kabupaten Subang menjadi tenaga operator crane di pelabuhan Patimban.

   Oleh karena itu, Disnakertrans Subang bekerjasama dengan PT. Bima Samudera Sinergi dalam rangka kepelatihan operator crane dan basic safety training untuk mencetak para tenaga kerja yang unggul. Sehingga dari keseluruhan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan, minimal 35% nya berasal dari Kabupaten Subang.

   "Kami mengharapkan setelah melaksanakan pelatihan operator crane para peserta bisa penempatan di Patimban, dan mudah-mudahan Subang bisa lebih maju serta 80% penduduk lokal bisa mengisi perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Subang," harap Kepala Disnakertrans.

   Dalam kesempatan itu dilakukan penandatanganan kerjasama (MoU) Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja antara Pemerintah Kabupaten Subang dengan Perusahaan - Perusahaan di Kabupaten Subang.

    Daftar perusahaan yang terlibat dalam MoU tersebut di antaranya, Perum Perikanan Indonesia, PT. Kwanglim YH Indah, PT. Pungkook Indonesia, PT. Subang Autocomp Indonesia, PT. Daenong Global, PT. Tiga Kyung Seung Garment, PT. Meiloon Technology Indonesia, PT. Eco Paper Indonesia, dan PT. Crevis Tex Jaya.

   Wakil Bupati Subang dalam sambutannya menyampaikan, adanya kerjasama ini diharapkan mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat Kabupaten Subang terutama dalam hal mendapatkan pekerjaan.

   Pihaknya juga mengungkapkan, dengan dibangunnya Pelabuhan Patimban akan ada beberapa zona industri yang dibuka, sehingga ini menjadi peluang sekaligus tantangan untuk warga Kabupaten Subang berkontribusi dalam menghadapi industrialisasi.

   "Kita tidak hanya menjadi penonton di kota sendiri tetapi kita juga menjadi peserta dalam menyambut industrialisasi di Kabupaten Subang ini,"  ujar Wakil Bupati Subang. (Taryani)