Jelang Mudik Dilarang, Terminal Bekasi Tetap Ramp Check Bus Demi Keselamatan

  • Oleh : Fahmi

Jum'at, 23/Apr/2021 11:43 WIB
UPKB Kota Bekasi dan pihak Terminal Bekasi melakukan Ramp Check kepada sejumlah bus yang ada di Terminal Kota Bekasi pada Jumat (23/4/2021). UPKB Kota Bekasi dan pihak Terminal Bekasi melakukan Ramp Check kepada sejumlah bus yang ada di Terminal Kota Bekasi pada Jumat (23/4/2021).

BEKASI (BeritaTrans.com) - Menjelang larangan mudik, pengelola Terminal Bekasi, Jawa Barat, melakukan ramp check atau pemeriksaan di lapangan bagi bus-bus yang akan dipergunakan untuk mengangkut penumpang ke berbagai tujuan di Jawa dan Sumatera, pada Jumat (23/4/2021). 

Unit bus yang tengah parkir atau sedang melakukan menaikkan penumpanh di pelantaran terminal tersebut tidak luput dari pemeriksaan petugas. 

Baca Juga:
Begini Serunya Naik Bus dari Terminal Bekasi

"Ramp check di sini memastikan bahwa kendaraan laik jalan, demi keselamatan penumpang," kata Kepala Terminal Bekasi, Muhtar di lokasi, Jumat (23/4/2021). 

Pemeriksaan bus-bus ditangani oleh petugas dari Unit Pengujian Kendaraan Bermotor (UPKB) Kota Bekasi. 

Baca Juga:
Bus Primajasa Setia Menanti Penumpang di Terminal Bekasi

Turut mendampingi pihak terminal dan Badan Pengelola Transportasi Jabaodetabek (BPTJ). 

Baca Juga:
Belasan Bus Geber Terminal Bekasi, Penumpang?

Ketua Pelaksana Penguji, Iwan Setiawan UPKB Kota Bekasi menjelaskan, setiap bus dilakukan pemeriksaan SIM Pengemudi, STNK, surat uji Kir dan KPS yang dipastikan masih berlaku. 

Selanjutnya juga dilakukan pengecekan fisik seperti fungsi perlengkapan seperti kaca utama, wiper, rem, lampu-lampu, ban, klakson, perlengkapan palu untuk pecah kaca darurat dan surat-surat pengemudi. Dia juga menambahkan, jika bus memiliki kekurangan atau dipastikan tidak laik jalan, para kru dipersilahkan untuk melengkapai kekurangan tersebut dan melapor kembali. 

"Kita mengecek apakah ada kekurangannya, kelengkapan-kelengkapan safetynya, misalnya ada kurangnya kita suruh ganti. Misalnya lampu mati, bannya gundul kita suruh ganti," kata Iwan. 

Ada juga yang harus diperhatikan dalam pemeriksaan, yaitu seperti pengecekan spidometer, sabuk pengaman sampai pintu jendela dan pintu keluar. 

Larangan mudik resmi diberlakukan pemerintah pada 6-17 Mei 2021. Namun, kesiapan armada tetap menjadi prioritas untuk menunjang keselamatan. 

Pengecekan ini juga sebagai persiapan jika ada perubahan peraturan dari pemerintah nantinya mengenai aturan larangan mudik. 

Muhtar lebih lanjut menjelaskan, pihaknya juga terus memberikan edukasi kepada para sopir bus untuk memastikan kendaraannya laik jalan. (fahmi)