Rapat Hadapi Libur Nataru Digelar Sore ini, Kemenhub Siapkan Sejumlah Rekomendasi

  • Oleh : Naomy

Jum'at, 26/Nov/2021 14:24 WIB
Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Rapat hadapi lihur Natal dan Tahun Baru (Nataru) digelar sore ini (26/11/2021).

"Saya akan mendampingi pak Menteri Perhubungan rapat antarmenteri di Menkopolhukam, kita sudah punya rekomendasi untuk Hubdat, Laut, Darat, Kereta Api, dan Udara soal pembatasan mobilitas yang kita lakukan, dan itu sejalan dengan ratas terakhir yang diarahkan Presiden," ungkap Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi di Jakarta 

Baca Juga:
Biaya Infrastruktur BRT di Medan, Binjai, dan Deli Serdang Dikucuri Bantuan Pinjaman AFD Rp1,8 Triliun

Menurutnya, Presiden menginginkan, mungkin jangan ada  
putar balik kendaraan. Ada beberapa hal yang akan dipedomani. 

"Mudah-mudahan rapat sore nanti ini akan ada semakin mengerucut apa saja kebijakan yang akan dilakukan, saya juga butuh waktu, minimal awal Desember harus disampaikan kepada masyarakat sehingga nanti saat nataru jelas," urainya. 

Baca Juga:
Dirjen Budi dan Gubernur Sumut Teken Nota Kesepakatan BRT Kawasan Medan, Binjai, dan Deli Serdang

Kata dia, yang jelas, 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 dilakukan penanganan perjalanan yang masif.

Adapun rencana rekomendasi yang akan diajukan adalah seperti pemberlakuan ganjil genap, peniadaan pembatasan kendaraan barang. 

Baca Juga:
Hore, 15 Januari BTS di Makassar, Banyumas, Banjarbakula, Bandung, Surabaya, dan Bogor Kembali Beroperasi

Begitu juga dengan pembatasan kapasitas angkut, mungkin dilakukan apakah 50 hingga 80 persen.

Di sektor Hubdat, pihaknya bersama Korlantas Polri sepakat akan lakukan rapid test antigen random sampling. 

"Jalan nasional saya.(Hubdat), karena banyak sepeda motor sedangkan di rest area oleh Kepolisian. jadi nanti kalau ada yang terpapar akan ditangani oleh pihak kemenkes," imbuhnya.

Pihaknya akan lakukan random pemeriksaan tes antigen di simpul transportasi, terminal, dan jembatan timbang. (omy)