Kemenhub Tambah Dermaga Alternatif di Merak dan Siapkan Tempat Screening Kendaraan saat Mudik

  • Oleh : Fahmi

Minggu, 12/Mar/2023 10:06 WIB
Pelabuhan Merak. (Ilustrasi) Pelabuhan Merak. (Ilustrasi)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Menjalankan Angkutan Lebaran (Angleb) 2023, pemerintah akan menambah dermaga alternatif untuk memecah kepadatan di tujuh dermaga yang ada di Merak, Banten. 

"Kami siapkan lima dermaga di Pelabuhan Ciwandan dan satu dermaga di Pelabuhan Indah Kiat, Banten," ucap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menggelar rapat koordinasi membahas upaya antisipasi kepadatan di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten untuk Angleb, Sabtu (12/3/2023).

Baca Juga:
3 Kapal Penyeberangan di Gorontalo Siap Beroperasi pada Angkutan Lebaran 2024

Bukan hanya persiapan dermaga alternatif, Kemenhub juga akan menyiapkan sejumlah armada kapal penyeberangan tambahan, area tunggu kendaraan dan juga melakukan sosialisasi tentang pembelian tiket kapal secara online.

Kapal yang beroperasi di Merak sebanyak 65 unit dan di Ciwandan sebanyak 15 unit. 

Baca Juga:
KMP Royce 1 Kebakaran saat Pelayaran Merak ke Bakauheni

Penjulan tiket kapal akan memiliki sejumlah kebijakan yaitu harga akan lebih mahal jika membeli saat akan berangkat. Untuk itu, pengguna kapal penyeberangan diimbau untuk membeli tiket secara daring (online) dan lebih awal atau minimal satu hari sebelum keberangkatan. Hal itu juga agar jumlah penumpang dan kendaraan yang melintas dalam satu waktu tertentu dapat terkelola dengan baik. 

"Kalau membeli tiketnya di hari keberangkatan maka PT ASDP akan mengenakan harga yang lebih tinggi," kata Menhub. 

Baca Juga:
Jelang Angkutan Lebaran 2023, Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Public Expose

Pemerintah juga menyiapkan buffer zone atau tempat pengendapan kendaraan untuk mencegah kepadatan di area pelabuhan. Tempat itu akan berada di tol arah Merak KM 97.

Menurut Budi, buffer zone akan berfungsi sebagai tempat istirahat, juga sebagai tempat screening untuk memastikan penumpang sudah memiliki tiket. Karena pada tahun ini, masyarakat tidak bisa lagi membeli tiket langsung di pelabuhan. 

"Sejumlah langkah yang akan disiapkan seperti menambah jumlah dermaga di pelabuhan, menambah kapal, mempercepat bongkar muat, menambah rest area, hingga mengelola ticketing, kami secara reguler akan mengecek perkembangan ini," tutur Menhub.

Berdasarkan hasil survei, pada lebaran tahun ini diprediksi puncak pergerakan di lintas penyeberangan Merak akan mencapai lebih dari 42 ribu kendaraan. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan puncak arus kendaraan yang terjadi pada H-3 lebaran tahun 2022 lalu mencapai 37 ribu lebih kendaraan. (fhm)