Puing Logam Ditemukan di Perairan Kumai, KNKT: Bukan Serpihan Pesawat Tetapi Diduga Roket Milik China

  • Oleh : Naomy

Rabu, 06/Janu/2021 12:10 WIB
Perairan Kumai (dok) Perairan Kumai (dok)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Pung logam ditemukan di perairan Kotawaringin, Kumai, Kalimantan Tengah oleh warga sekitar belum lama ini.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyampaikan bahwa pihaknya telah mengirim dua investigator moda Udara ke tempat kejadian.

Baca Juga:
3 Kapal Kecelakaan, ini Aksi Indonesia Beri Jaminan Keselamatan Pelayaran di Selat Malaka

"Kemarin tim kami sudah terbang ke Kumai untuk meneliti lebih lanjut. Namun dari wujudnya, puing itu bukan serpihan pesawat namun dilihat dari lambang-lambang yang menempel, diduga roket milik China yang diluncurkan sekitar November 2020," urai Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menjawab BeritaTrans.com, Rabu (6/1/2021).

Tim investigator juga berkoordinasi dengan Basarnas, KSOP Kumai dan Tim Quick respon serta melibatkan juga tim Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Baca Juga:
34 Penyelam TNI AL Lanjutkan Pencarian CVR Sriwijaya Air SJ 182 di Kepulauan Seribu

Meski masih akan diinvestigasi, namun dia meyakinkan bahwa itu bukan puing pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di perairan Selat Karimata pada tahun 2014 lalu.

Nantinya kata dia hasil investigasi bersama akan diketahui apakah benar itu roket milik China atau bukan.

Baca Juga:
KNKT Terkait Tenggelamnya MV Nur Aliya: Perhatikan Angkutan di Cuaca Buruk

"Akan diperiksa juga seberapa besar tingkat radiasi dari puing tersebut," ungkapnya.

Bila sudah dipastikan semua, akan di konfirmasikan ke pemilik. Bila harus mengangkut sisa puing yang diperkirakan masih ada itu maka butuh keterlibatan mereka.

"Hal itu mengingat untuk pencarian di laut dalam membutuhkan biaya yang cukup banyak," kata Soerjanto. 

Kepala KSOP Kumai Capt. Wahyu Prihanto membenarkan bahwa pihaknya melalui Tim Quick Response telah turut terlibat pemantauan penemuan puing di perairan Kumai. (omy)