Banyak Akun `Kodok,` Order Ojol ini Malah Panen saat Hujan

  • Oleh : Redaksi

Kamis, 14/Janu/2021 08:57 WIB


Bekasi (BeritaTrans.com) - Saat hujan, ternyata banyak akun ojek online (ojol) tidak aktif. Padahal saat itu banyak orderan.

Mandra melihat situasi seperti itu merupakan peluang mendulang uang. Dia bersemangat menerima orderan.

Baca Juga:
Berusia 58 Tahun, Ahmad Driver Ojol Go-Send yang Nggak Capek Ngacak-Ngacak Jabodetabek

Pengendara Grab ini mengemukakan saat hujan banyak akun tidak aktif. Dia menyebutnya sebagai akun 'kodok'. Takut hujan.

Karena banyak akun tidak aktif, sedangkan secara bersamaan banyak permintaan pengguna jasa, maka dia pun aktif menerima orderan.

Baca Juga:
Berjarak 3 Meter, GoCar dan GrabCar Bersaing di Bawah Tangga Terminal 3 Bandara Soetta

"Pada kagak 'nge-beat' istilahnya. Padahal banyak order," ungkap Indra. Dia mengutarakan order itu berupa mengantar penumpang dan makanan.

"Makanya saya sikat dah," ujarnya kepada BeritaTrans.com dan Aksi.id, pekan lalu.

Baca Juga:
Bos Gojek Prediksi Sektor Transportasi Masih Berat Tahun Ini

Dia menuturkan "Kalo hujan selain orderan ramai,  orang-orang males buat keluar, seperti Sabtu 9 Januari kemarin saja saya dapat 13 orderan sampai jam 9 malam. Oeang juga takut sakit, apalagi di era pandemik seperti ini kan" ujar pria, yang akrab dipanggil dengan sebiyan 'Bang Bandra' itu. (bagas).

 

 

 

Pengebudi ojol ini malah semangat kalau hujan. 

Pangil dia bang indra atau pangil saja mandra (33), pria yang mempunyai satu istri dan satu anak ini mengaku kalau semenjak pandemik COVID-19 orderan sangatlah sepi(1/13/2021). 

Ditemui bang mandra di daerah MGT (Mutiara Gading Timur) sedang ingin menarik penumpang. 

Masalahnya selain ojek penumpang sudah jarang sekali sekarang, sekarang lebih banyak orderan makanan. 

"Saya lebih suka ujan, karna orderan selain lebih banyak, dan juga jalanan sepi jadi ga usah macet macetan" ujar bang mandra. 

Bang mandra tidak peduli hujan atau panas, klau ada orderan penumpang atau makanan tetap di ambil. 

"Kalo hujan selain orderan ramai, di karenakan orang-orang males buat keluar, seperti sabtu 9 januari kemarin saja saya dapat 13 orderan sampai jam 9 malam, masyarakat juga takut sakit, apa lagi di era pandemik seperti ini kan" tambah bang mandra.

Tags :