Garuda Perkuat Layanan Penumpang Penyandang Disabilitas

  • Oleh : Naomy

Kamis, 14/Janu/2021 19:30 WIB
Pesawat Garuda Indonesia (IG GA) Pesawat Garuda Indonesia (IG GA)

TANGERANG (BeritaTrans.com) - Maskapai nasional Garuda Indonesia  terus memperkuat komitmen layanan bagi penumpang penyandang disabilitas dengan menghadirkan berbagai kemudahan perjalanan melalui penyediaan sarana prasarana penunjang di seluruh touch points layanan penerbangan.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra saat menerima kunjungan dari Komunitas Teman Tuli dan Teman Dengar di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (14/1/2021) dalam rangka meninjau fasilitas dan layanan prioritas Garuda Indonesia bagi para penyandang disabilitas.

Baca Juga:
Semarakkan HUT ke-72 Garuda, Ada Diskon Tiket hingga 60% Lho, Mau?

"Ini menjadi momentum tersendiri bersama dengan komunitas penyandang disabilitas yang dimanfaatkan secara optimal untuk memeroleh masukan dalam upaya peningkatan layanan penerbangan Garuda bagi penyandang disabilitas,"  tutur Irfan.

Pihaknya percaya kunci penting dari upaya peningkatan layanan bagi seluruh penumpang adalah komitmen untuk mengerti dan memahami kebutuhan penumpang selama dalam penerbangan, tidak terkecuali bagi penumpang penyandang disabilitas.

Baca Juga:
Mantan Direktur Garuda Indonesia Didakwa Terima Suap Jutaan Dolar AS

Irfan menambahkan berangkat dari pemahaman bersama bahwa setiap penumpang berhak untuk mendapatkan layanan penerbangan terbaik.

"Seluruh layanan yang kami berikan senantiasa mengedepankan empat filosofi utama layanan yaitu keamanan dan kenyamanan, kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM), pemahaman atas kebutuhan pengguna jasa serta penyediaan aksesibilitas yang baik bagi seluruh penumpang," ungkapnya.

Baca Juga:
19 Tahun Lalu, Pesawat Garuda Tembus Badai Es & Mendarat di Sungai Bengawan Solo, Klaten

Disamping itu pada masa pandemi seperti saat ini, pihaknya juga senantiasa berkomitmen untuk menghadirkan layanan penerbangan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa dengan menerapkan protokol kesehatan secara konsisten dan menyeluruh pada seluruh lini operasional penerbangan.

Seperti penerapan physical distancing dalam penerbangan-dengan memberi jarak/mengosongkan satu kursi diantara penumpang, disinfektan pada seluruh armada secara berkala

"Selanjutnya juga penyediaan hand sanitizer pada seluruh touch points layanan, serta memastikan penumpang dan staff pendukung penerbangan menggunakan masker," kata dia.

Lebih lanjut Irfan menjelaskan Garuda sendiri saat ini telah memiliki layanan khusus bagi penumpang disabilitas yang diterapkan dalam seluruh lini layanan baik pada saat pre-flight, inflight dan post-flight.

Di antaranya adalah dedicated counter check-in, penyediaan fasilitas wheelchair, priority front seat, priority line security check point, hingga staf khusus yang akan mendampingi penumpang yang memiliki kebutuhan khusus, dari mulai proses check in lebih awal sampai mengantar ke pesawat hingga pada saat proses turun dari pesawat dan pengambilan bagasi.
 
 “Para awak kabin Garuda juga telah dibekali pelatihan terkait pemberian layanan bagi penyandang disabilitas, yang meliputi aspek dasar komunikasi, pendampingan serta prosedur evakuasi pada saat situasi darurat. Kedepannya kami akan juga membekali awak pesawat kami dengan kemampuan bahasa isyarat untuk memperlancar perjalanan khususnya dalam hal komunikasi dua arah," papar Irfan.

Selain itu, Garuda juga menyediakan kartu instruksi yang disampaikan dengan tulisan timbul (braille) dan video keselamatan yang dilengkapi  dengan bahasa isyarat agar lebih mudah dipahami oleh penumpang berkebutuhan khusus.

Lebih lanjut, Garuda juga menyediakan infrastruktur penunjang seperti fasilitas sprinter service yang dipersiapkan dengan berkoordinasi dengan pengelola bandara dan layanan handling penumpang oleh petugas darat untuk memudahkan proses perpindahan penumpang baik dari dan menuju pesawat.

 “Kami memahami bahwa setiap penumpang memiliki preferensi dan kebutuhan yang berbeda-beda. Melalui kunjungan dari Komunitas Teman Tuli dan Teman Dengar  ini kami harapkan kiranya dapat memberikan insight maupun masukan bagi Garuda Indonesia ke depannya untuk terus meningkatkan inovasi layanan kami khususnya dari sisi layanan asistensi kebutuhan khusus serta fasilitas yang dapat menunjang kelancaran dan kenyamanan perjalanan bagi para penyandang disabilitas - utamanya di masa pandemi ini," urainya.

Menurutnya, sejalan dengan upaya menghadirkan pengalaman penerbangan yang aman dan nyaman serta yang terutama keselamatan penumpang, Garuda senantiasa mengedepankan komitmen safety sebagai prioritas utama dalam seluruh lini operasionalnya. 

Hal tersebut salah satunya dilakukan konsistensi perawatan armada yang dijalankan sesuai dengan standar safety manufaktur pesawat dan regulasi keselamatan penerbangan.  

"Upaya menyeluruh dan berlapis yang kami terapkan dalam menjalankan prosedur inspeksi dan perawatan armada secara komprehensif tersebut dilakukan guna memastikan pesawat yang diterbangkan telah memenuhi standard kelaikudaraan sesuai regulasi yang berlaku," pungkas Irfan. (omy)