Dahsyat, Via Leading Digital, Angkasa Pura II Luncurkan Airport ID, Bandara Soekarno-Hatta Nomor 1

  • Oleh : Naomy

Rabu, 27/Janu/2021 05:48 WIB
Angkasa Pura II  terus optimalisasi layanan Angkasa Pura II terus optimalisasi layanan

JAKARTA (BeritaTrans.com) - PT Angkasa Pura II (Persero) menetapkan 2021 sebagai era pemulihan bisnis (Business Recovery) setelah tahun lalu merupakan periode mempertahankan bisnis (Business Survival). 

President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan pandemi Covid-19 melanda sepanjang tahun lalu dan  pada awal tahun ini, namun kondisi tahun ini diyakini akan membaik.  

Baca Juga:
Angkasa Pura II Genjot Pengembangan Bandara Silangit

“Kami optimistis iklim di sektor penerbangan lebih baik pada 2021 sejalan dengan program vaksinasi di banyak negara termasuk di Indonesia, sehingga tepat bagi Angkasa Pura II memulai Business Recovery,” ujar Muhammad Awaluddin, Rabu (27/1/2021). 

Pada periode Business Recovery ini perseroan menetapkan tema Refocus 2021 yang merupakan akronim dari Recovering The Business Rapidly (pemulihan bisnis dengan cepat); Fostering The Operational Leadership (perkokoh kesolidan dan skill operasi); serta Digitalizing Customer Experience (pemanfaatan teknologi di setiap aspek layanan pelanggan). 

Baca Juga:
Mantap, Bandara Silangit dan Kualanamu Siap Dukung Pelaku Kreatif, UMKM dan Pariwisata Danau Toba

Kata dia, melalui flagship  ‘Refocus 2021 – New Focus, New Energy’, Angkasa Pura II menjalankan tiga program utama.

“Tiga program utama itu salah satunya adalah Leading Digital sebagai upaya meningkatkan pemanfaatan teknologi guna menciptakan Digital Experience bagi traveler, pengunjung bandara, dan staf bandara di setiap stakeholder,” ungkap Awaluddin. 

Baca Juga:
Menhub Apresiasi Program Padat Karya Gelaran Angkasa Pura II di Bandara Husein Bandung

Program Leading Digital Angkasa Pura II juga sejalan dengan dorongan Kementerian BUMN agar menerapkan digitalisasi di setiap aspek, termasuk untuk mengakselerasi perekonomian dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. 

Airport ID

Di dalam program Leading Digital, salah satu inovasi utama yang akan diluncurkan AP II tahun ini adalah Airport Single Identity (Airport ID).

"Setiap traveler, pengunjung bandara, dan staf/pekerja di bandara bisa mendapat Airport ID untuk mengakses berbagai layanan di bandara" ujar dia.

Mulai dari layanan keberangkatan dan kedatangan yang lebih sederhana dan mudah, layanan terkait penerbangan, layanan di area 3T (transportation, travel, tourism), hingga layanan pihak ketiga seperti hotel, transportasi publik, dan kesehatan.

Di sisi lain, melalui Airport ID ini PT Angkasa Pura II dapat lebih mengenal pelanggan dengan konsep Know Your Customer (KYC).

Memberikan kelancaran berbagai proses di bandara (Seamless Experience), meningkatkan aspek keamanan, dan memberikan layanan yang lebih personal (Personalized Services).

“Implementasi Airport ID ini adalah pertama di Indonesia, dan pada tahap awal ada di Bandara Soekarno-Hatta yang memiliki ekosistem lengkap untuk mengakomodir berbagai kebutuhan. Tahap selanjutnya, akan dikenalkan di bandara-bandara lain," tutur Awaluddin.

Saat ini Airport ID masih terus disempurnakan sebelum diluncurkan ke publik pada Februari 2021. (omy)