Bus Haryanto Berkaroseri Adi Putro Punya Banyak Pelanggan Setia

  • Oleh : Fahmi

Jum'at, 29/Janu/2021 08:55 WIB
Bus PO Haryanto dengan nama Keysha sedang menaikkan penumpang di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur. Bus PO Haryanto dengan nama Keysha sedang menaikkan penumpang di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur.

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Di tengah pandemi sejumlah orang memilih membatasi aktivitas terutama untuk naik angkutan umum. Sejumlah aturan dirasakan juga memberatkan penumpang. Hal ini membuat panceklik bagi pelaku angkutan transportasi darat seperti bus.

Namun, pengemudi PO Haryanto jurusan Jakarta-Jepara ini merasa bersyukur, lantaran bus dengan ciri khas gambar menara kudus dan tulisan solawat, yang dikemudikannya memiliki pelanggan setia atau penggemar yang banyak. Sehingga busnya cuma alami penurunan penunpang sedikit saja.

"Penumpang lumayan, masih banyak. Tapi banyak-banyak sebelum corona lah," ungkapnya Masnur, di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2021).

Baca Juga:
Periksa Bus Pariwisata di Jakarta, Bogor, Banten, dan Riau, Hanya 69% Laik Jalan

Warga Pecangaan, Jepara, Jawa Tengah juga membandingkan, masa penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) memang jumlah penumpangnya agak menurun. Tapi tidak begitu signifikan. Yang biasanya mengakut 20-an kini tinggal belasan saja.

Dia mengutarakan penumpang saat ini masih banyak yang bingung dengan aturan-aturan untuk berpergian dan enggan untuk mengurusnya.

"Tapi untuk hari-hari masih PSBB agak menurun. Banyak penumpang yang ketakutan sendiri," ujar pria berusia berkepala empat tersebut

Nur juga mengatakan bahwa untuk berpergian penumpang tidak perlu khawatir, karena cukup membawa surat sehat atau surat bebas covid-19 dan mengisi e-HAC. Semua itu dikatakannya sangatlah mudah dan tinggal bayar, demi kenyamanan di perjalanan.

"Penumpang banyak yang menghubungi, syaratnya apa- aja. Ya aku bilang aja, tinggal urus terus bayar. Selamat pasti," cerita Nur.

Saat ini bus dengan banyak fans tersebut dan memiliki akun IG @keysha168 itu tidak mengalami kenaikan tarif alias masih standart dan tetap memiliki servis penumpang untuk satu kali makan di perjalanan dan mendapatkan makanan ringan.



Dengan tersedia, toilet untuk bus berjalan, selimut dan sejumlah entertaimen penghibur termasuk colokan USB untuk menecas HP bus jurusan Jepara-Jakarta ini bertarif Rp220 ribu.

Nur mengaku sudah enam tahun bergabung di PO tersebut, sebelumnya mengendarai bus dari perusahaan lain.

Berpenampilan sederhana dengan seragam PO, Nur saat ini sigap melayani penumpang dengan Bus berkode bodi 168 atau memiliki nama bus Keysha tersebut. Bus tersebut dibekali sasis Mercedez Benz OH 1626 NG tahun 2020 karya karoseri Adi Putro.

Bus berliveri hitam begaris ungu dengan gambar wayang. Terdapat pula gambar khas menara kudus dan solawat khas PO tersebut kini memiliki 8.053 pengikut di Instagram.(fahmi)

Baca Juga:
Saatnya Memperkarakan Penyedia Angkutan Umum Saat Terjadi Kecelakaan