Mantap, Bandara Silangit dan Kualanamu Siap Dukung Pelaku Kreatif, UMKM dan Pariwisata Danau Toba

  • Oleh : Naomy

Senin, 22/Feb/2021 22:18 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno di Bandara Silangit (AP II) Menparekraf Sandiaga Uno di Bandara Silangit (AP II)

 

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Bandara Silangit (Tapanuli Utara) dan Bandara Kualanamu (Deli Serdang) memegang peranan penting dalam pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata nasional.

Baca Juga:
Angkasa Pura II Genjot Pengembangan Bandara Silangit

Kedua bandara di Sumatera Utara itu menjadi bandara pendukung destinasi pariwisata karena lokasinya yang dekat dengan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba. 

Sabtu (20/2/2021), Presiden Joko Widodo meluncurkan kampanye Beli Kreatif Danau Toba untuk mendorong pengembangan pelaku kreatif dan UMKM di kawasan Danau Toba masuk ke platform digital. 

Baca Juga:
Menhub Apresiasi Program Padat Karya Gelaran Angkasa Pura II di Bandara Husein Bandung

Sejalan dengan hal tersebut PT Angkasa Pura II bersama Bank Indonesia menyiapkan area khusus untuk menghadirkan suatu journey experience bagi penumpang pesawat di Bandara Silangit dan Kualanamu dalam mendukung kampanye Beli Kreatif Danau Toba. 

“Ketika baru mendarat, penumpang dapat melihat berbagai produk lokal dari pelaku kreatif dan UMKM Danau Toba di terminal kedatangan," tutur President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Senin (22/2/2021). 

Baca Juga:
Revitalisasi Hampir Rampung, Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta Siap Layani Angkutan Lebaran

Angkasa Pura II dan Bank Indonesia menyiapkan lokasi untuk gallery atau booth sebagai etalase produk-produk lokal, yang dilengkapi juga dengan QR Code untuk menginformasikan mengenai platform digital untuk membeli produk tersebut. 

"Jadi, ini merupakan bentuk dari kombinasi offline dan online dalam pengembangan pelaku kreatif dan UMKM setempat,” ujarnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S. Uno mendarat di Bandara Silangit, Jumat (19/2/2021) dan melihat-lihat booth gallery yang menampilkan berbagai produk lokal. 

Menparekraf juga menyempatkan melakukan scan terhadap QR Code yang ada di booth gallery untuk mengetahui lebih lanjut terkait produk-produk karya UMKM di kawasan Danau Toba. 

Booth gallery juga tersedia di terminal kedatangan domestik Bandara Kualanamu, menampilkan berbagai produk UMKM lokal serta juga booth khusus untuk memberikan informasi mengenai Gernas BBI dan penggunaan QRIS (QR Code Indonesian Standart). 

“Pengembangan UMKM merupakan salah satu perhatian AP II, di mana bandara kami juga mendukung kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia seperti di Bandara Soekarno-Hatta yang menyediakan booth khusus bagi UMKM," ungkap Awaluddin. (omy)