Dermaga II ASDP Punggur Batam Segera Layani Trayek ke Dabo, Tungkal, Sei Selari, dan Tanjung Balai Karimun

  • Oleh : Naomy

Minggu, 28/Feb/2021 16:58 WIB
Dermaga II Telaga Punggur, Batam Dermaga II Telaga Punggur, Batam

BATAM (BeritaTrans.com) - Perlancar arus penumpang dan barang, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) segera mengoperasikan Dermaga II Telaga Punggur, Batam dalam waktu dekat pascaperesmian oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kamis (25/2/2021).

Rencananya, dermaga ini akan melayani kapal lintasan jarak jauh dengan waktu tempuh pelayaran 6-20 jam, diantaranya Telaga Punggur - Dabo, Telaga Punggur - Tungkal, Telaga Punggur - Sei Selari, dan Telaga Punggur - Tanjung Balai Karimun. 

Baca Juga:
Ditjen Hubdat dan ASDP Teken Kerja Sama Pemanfaatan Pelabuhan di KSPN Danau Toba

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi menyebutkan, kehadiran ASDP di Provinsi Kepulauan Riau yang banyak dikelilingi pulau-pulau kecil sangat dinantikan masyarakat dalam menunjang mobilitas sehari-hari. 

"Penyeberangan menjadi salah satu moda transportasi yang diandalkan masyarakat, khususnya mereka yang bekerja, serta sektor angkutan logistik dari dan menuju Kota Batam. Karenanya, ASDP terus berupaya menghadirkan layanan prima dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat yang mengakses penyeberangan," urai Ira, Ahad (28/2/2021). 

Baca Juga:
ASDP Kunci Sistem Penjualan Tiket Penumpang dan Kendaraan Periode 6-17 Mei 2021

Kendati berada di tengah pandemi Covid-19 yang berdampak tidak menguntungkan bagi perusahaan karena berkurangnya muatan penumpang dan kendaraan, pihaknya bersyukur kinerja positif masih diraih layanan angkutan logistik yang naik sekitar 11 persen di lintasan Cabang Batam ini. 

"Jumlah lintasan di Cabang Batam terus meningkat trennya setiap tahun. Tahun 2019 sebanyak 12 lintasan, tahun 2020 sebanyak 16 lintasan, dan tahun 2021 sebanyak 18 lintasan (enam rute komersial dan 12 rute perintis) yang dilayani oleh 10 unit kapal ASDP," ujarnya.

Baca Juga:
KMP Jatra 1 dan KMP Namparnos ASDP Rusak Terjebak Badai di Kupang

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, pengoperasian dermaga baru di Telaga Punggur ini dapat meningkatkan kapasitas pelabuhan penyeberangan dan mendukung pengembangan sistem logistik nasional berdasarkan pertumbuhan jumlah lintasan dan kapal yang signifikan di pelabuhan ini. 

"Kendati dalam setahun belakangan ini mengalami penurunan muatan dikarenakan terdampak pandemi Covid-19, diharapkan pada tahun mendatang diharapkan akan terjadi peningkatan demand angkutan penyeberangan yang signifikan seiring dengan pemulihan ekonomi wilayah dan ekonomi nasional,” ungkap Dirjen Budi. 

Dia juga mengharapkan, ASDP sebagai operator pelabuhan agar dapat memerhatikan kondisi fasilitas pelabuhan serta melakukan pemeliharaan terhadap fasilitas dermaga secara rutin. 

Menurutnya, untuk meningkatkan demand penumpang angkutan penyeberangan pada lintas eksisting, para stake holder pelabuhan penyeberangan Telaga Punggur diminta untuk melaksanakan kewajiban sesuai kewenangannya masing-masing.

"Operator kapal penyeberangan senantiasa memastikan dan menjaga serta merawat kapal selalu dalam kondisi memenuhi kelaiklautan kapal dan pemenuhan terhadap standar pelayanan minimal (SPM) kapal angkutan penyeberangan," tutur Dirjen Budi. 

Ketua Umum DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi menilai, pembangunan dermaga II Telaga Punggur, Batam, yang mampu melayani kapal ferry berukuran hingga 5.000 GT akan memperlancar lalu lintas logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi Batam. 

Menurut Yukki, keberadaan dermaga baru tersebut juga akan dapat meningkatkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). 

"Infrastruktur dermaga ferry ini sangat efektif bagi pelaku industri di Batam untuk melakukan pengiriman bahan baku maupun hasil-hasil produksi industri di KEK Batam," ucapnya. (omy)