Bocah di Padang Tewas Ditabrak Kereta Api Batu Bara

  • Oleh : Fahmi

Selasa, 09/Mar/2021 15:11 WIB
Petugas Polresta Padang sedang olah TKP kasus bocah ditabrak kereta api batu bara, Senin (8/3/2021). (Foto: iNews/Budi Sunandar) Petugas Polresta Padang sedang olah TKP kasus bocah ditabrak kereta api batu bara, Senin (8/3/2021). (Foto: iNews/Budi Sunandar)

PADANG (BeritaTrans.com) - Kecelakaan Kereta Api (KA) tewaskan Muhammad Farhan, bocah berusia 7 tahun. Korban ditabrak kereta api (KA) bermuatan batu bara yang melaju dari arah Teluk Bayur menuju Indarung, di Kampung Tanjung, Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Senin (8/3/2021). 

Peristiwa tragis itu terjadi tidak jauh dari rumah korban. Saat kejadian, bocah tersebut sedang bermain di dekat perlintasan dan luput dari perhatian orang tuanya. 

Baca Juga:
Pengguna Jasa Makin Nyaman, Stasiun KA Padang Bangun Peron Baru dan Ruang Tunggu Penumpang Modern

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit (RS) Universitas Andalas (Unand) namun nyawanya tak dapat tertolong dan meninggal di rumah sakit karena mengalami luka parah di belakang kepala. 

Warga Kampung Tanjung, Ilim menuturkan, peristiwa ini terjadi saat korban lepas dari pengawasan orang tuanya yang sedang memanen padi di halaman rumah yang hanya berjarak sekitar 200 meter dari perlintasan rel kereta api. 

Baca Juga:
Volume Angkutan Barang KAI Naik 12,7% di Tahun 2021

“Bocah itu hendak menyebrang rel, tapi tidak terpantau oleh orang tuanya yang sedang sibuk bekerja dan tertabrak kereta hingga terseret sejauh 50 meter,” katanya.  

Dia menyebutkan, kecelakaan kereta api yang memakan korban jiwa di kawasan tersebut sudah sering dan kejadian itu merupakan yang ketiga kalinya. 

Baca Juga:
KAI Luncurkan Lagi 3 Lokomotif Livery Vintage Era Tahun 1953-1991

“Ya, sudah sering karena lokasi rel ini dekat sekali dengan permukiman warga,” katanya. 

Kasus bocah tewas ditabrak KA itu sudah ditangani polisi. Petugas juga sudah mengolah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan saksi.(fh/sumber:iNews.id)