TNI AL Tambah 2 Kapal Perang Baru, Penjaga Keamanan Laut Indonesia

  • Oleh : Fahmi

Selasa, 06/Apr/2021 11:56 WIB
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono meresmikan dua Kapal Angkatan Laut (KAL) Pandang I-1-72 dan KAL Sarudik I-2-18 di Halte Slipway PT Palindo Marine, Batam, Senin (5/4/2021) . (TNI AL) Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono meresmikan dua Kapal Angkatan Laut (KAL) Pandang I-1-72 dan KAL Sarudik I-2-18 di Halte Slipway PT Palindo Marine, Batam, Senin (5/4/2021) . (TNI AL)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono meresmikan dua Kapal Angkatan Laut (KAL) Pandang I-1-72 dan KAL Sarudik I-2-18 di Halte Slipway PT Palindo Marine, Batam, Senin (5/4/2021). 

Yudo mengatakan, kegiatan shipnaming dan launching dua kapal ini menjadi bukti bahwa galangan kapal dalam negeri dalam hal ini PT Palindo Shipyard Marine Batam mampu mendukung industri strategis di bidang pertahanan negara sektor laut. 

Baca Juga:
KKP Evakuasi Penyu Belimbing dari Jaring Rumpon Nelayan

Menurut Yudo, PT Palindo mampu menunaikan tugas sebagai pengembang teknologi industri pertahanan.  

Selain itu juga mendukung kebijakan industri pertahanan dalam rangka menekan ketergantungan dari luar negeri, yakni pengadaan kapal sekaligus mewujudkan kemandirian industri pertahanan. 

Baca Juga:
KKP Amankan 24 Ikan Bajak Laut di Tarakan

"Pembangunan dua unit KAL 28 meter yang merupakan bagian integral dari pembangunan kekuatan TNI AL salah satunya perencanaan strategis yang siap menjaga keamanan dan melaksanakan penegakkan hukum di laut, sebagai perwujudan dari tugas prajurit TNI AL yang profesional, modern dan tangguh," ujar Yudo dalam keterangan tertulis, Senin (5/4/2021). 

Peresmian shipnaming dan launching KAL Pandang dan Sarudik ditandai dengan pemotongan pita yang terhubung dengan kendi dalam proses pemecahan kendi ke badan kapal oleh Ketua Umum Jalasenastri Vero Yudo Margono. 

Baca Juga:
KKP Sergap 1 Kapal Ikan Ilegal Berbendera Malaysia di Selat Malaka

Selanjutnya, penekanan tombol sirine oleh KSAL bersamaan bunyi sirine KAL Pandang ditarik oleh Winch Slipway keluar Dock dengan diiringi mars TNI AL.


Serta, penandatanganan berita acara serah terima dua unit KAL 28 M oleh Kepala Dinas Material Angkatan laut (Kadismatal) Laksamana Pertama TNI Budi Sulistyo dan Dirut PT Palindo Marine Batam Harmanto. 

Adapun dua kapal tersebut sepenuhnya buatan Indonesia ini. Dua kapal ini memiliki spesifikasi panjang 28 meter, lebar 6,2 meter dengan berat 90 ton. 

Kapal ini memiliki kecepatan maksimal 28 knot, kecepatan jelajah 18 knot dengan jumlah ABK 15 dan mampu berlayar dengan endurance selama tiga hari. 

Selain itu, dua KAL ini dilengkapi dengan persenjataan 1x Meriam Kaliber 20 mm dan 2x mitraliur kaliber 12.7 mm yang berlayar menggunakan mesin pokok 2x 1.397 kW (MAN 12V D2862 LE476 @ 2.300 RPM) dan diesel generator 2x 63 kW, 50 Hz, 380 VAC (Perkins PDM 63 @ 1.500 RPM). 

“Melalui kegiatan ini, saya sampaikan bahwa kehadiran KAL Pandang dan KAL Sarudik dapat meningkatkan performa pelaksanaan tugas-tugas TNI AL. Untuk itu, KAL 28 meter ini agar diawaki SDM yang profesional dan tangguh," kata KSAL. 

"Sehingga pengoperasian sekaligus perawatan KAL 28 meter ini dapat terlaksana secara optimal yang disertai manajemen pangkalan yang baik dalam hal pemeliharaan dan perawatan agar dapat beroperasi secara berkesinambungan," sambung KSAL.(fh/sumber:kompascom)