Kapal Roro Batam-Bengkalis Berhenti Beroperasi, Pengiriman Barang Terkendala

  • Oleh : Bondan

Rabu, 07/Apr/2021 06:37 WIB
Ilustrasi kapal roro. Foto: Istimewa. Ilustrasi kapal roro. Foto: Istimewa.

BATAM (BeritaTrans.com) - Sejumlah warga penguna jasa kapal Roll on Roll off (Roro) dari Pelabuhan Telagapunggur, Batam menuju ke Pelabuhan Sungai Pakning, Bengkalis, mengeluhkan aktivitas roro yang tak kunjung beroperasi.

Menurut warga yang mengunakan jasa transportasi laut itu, Hengky, mengaku sudah satu pekan kapal Roro tak kunjung jalan sehingga pengiriman barang pangan menjadi terkendala.

Baca Juga:
Kapal RoRo Diselundupkan dari Jepang untuk Dioperasikan Layani Angkutan Lebaran Bali-Lombok

"Ini sudah satu minggu kapal tak ada operasi, barang yang saya bawa tak bisa dikirim ke Sumbar," kata Hengki kepada kepripedia.

Dia menjelaskan kapal yang tak operasi tersebut sedang mengalami docking. Hal itu disampaikan oleh petugas ASDP Punggur kepada sejumlah pelaku jasa transportasi laut.

Baca Juga:
Di Perairan Batam, KRI Alamang 644 Gagalkan Penyelundupan Ribuan Kardus Rokok Senilai Rp5 Miliar

"Kapal ini kan biasa jalan tiga kali dalam satu minggu yakni dari Senin-Rabu dan Sabtu dengan dua armada. Biasa satu kapal docking ada pengganti, ini sekarang tidak ada," katanya.

Dia meminta ASDP agar dapat menambah armada kapal sehingga barang yang diangkut dari Batam menuju Sumbar tidak terjadi kendala. "Ini barang yang kita bawa ini adalah barang barang pangan sayur yang dibutuhkan oleh masyarakat di pasaran," pintanya.

Baca Juga:
Berkat Informasi Cepat VTS Batam, 3 Penumpang Kapal Boat Tenggelam di Pulau Puteri Berhasil Diselamatkan

Terpisah, Manajer Usaha PT ASDP Cabang Batam, Syahrul mengatakan bahwa kapal yang biasa rute melayani rute Batam- Sungai Pakning, mengalami docking.

"Ini sudah satu minggu kapalnya docking sehingga tidak ada aktivitas untuk rute tersebut," kata Syahrul.

Ketika ditanya lebih jauh mengenai langkah agar operasional tetap berjalan dan tidak terjadi penumpukan di dermaga atau di Batam, menyampaikan bahwa untuk sementara waktu belum ada kapal pengganti. (dan/sumber: Kepripedia.com)