Unjuk Rasa, Ribuan Ojol di Surabaya Segel Kantor dan Bakar Replika Pocong

  • Oleh : Fahmi

Rabu, 07/Apr/2021 07:20 WIB
Ribuan driver ojek online demo menutup akses jalan di kawasan Wonokromo Surabaya, Selasa (6/4/2021). Ribuan driver ojek online demo menutup akses jalan di kawasan Wonokromo Surabaya, Selasa (6/4/2021).

SURABAYA (BeritaTrans.com) - Ribuan driver ojek online (ojol) Surabaya berunjuk rasa ke berbagai kantor instansi pemerintahan, Selasa (6/4/2021). Mereka menuntut janji pemerintah untuk memberikan Jaring Pengaman Sosial (JPS), subsidi BBM hingga CRS dari perusahaan aplikasi.  

Sejumlah kantor yang disasar yakni Polda Jawa Timur, Dinas Perhubungan Jatim, Kantor Pertamina Region V Jatim, serta kantor aplikasi Grab di Kota Surabaya. Di tempat terakhir ini, ribuan pengunjuk rasa bahkan membakar replika pocong dan menyegel kantor.  

Baca Juga:
Driver Ojek Online Kirim Paket Masuk Tol Layang Gara-Gara Ikuti Aplikasi Navigasi

Ribuan driver ojek dan taksi online yang tergabung dalam 'front driver online tolak aplikator nakal' menerobos masuk ke dalam hamalan kantor dan berorasi di dalam.  

Aksi ini mereka lakukan karena emosi. Sebab, kantor selalu tutup saat terjadi unjuk rasa driver. Selain itu, pihak pengelola juga tidak memberi respons.  

Baca Juga:
Sang Kakek jadi Driver Ojol tetap Semangat Berpuasa di tengah Mencari Orderan

Salah seorang driver, Samuel, menatakan, sudah cukup lama pemeritah menjanjikan subsidi dan JPS kepada driver ojol. Namun, hingga saat ini janji tersebut belum terealisasi.  "Karena itu, hari ini kami turun jalan menuntut agar semua janji itu direalisasikan," katanya.  

Selain janji tersebut, Samuel juga mengaku para driver keberatan dengan potongan 20 persen dari aplikator. Karena itu, mereka mendesak agar potongan tersebut dihapus. "Potongan 20 persen itu sangat memberatkan bagi kami. Apalagi, di tengah kondisi seperti ini," ujarnya.  

Baca Juga:
Prio Driver Ojol Grab: Ramai Order saat Hujan

Sementara itu, tidak ada satu pun dari pihak Grab yang dapat dikonfirmasi atas unjuk rasa ini.(fh/sumber:iNewsJatim.id)