Rute KRL Yogyakarta-Solo Diperpanjang ke Madiun, Begini Prosesnya

  • Oleh : Fahmi

Kamis, 08/Apr/2021 08:50 WIB
Rangkaian KRL Yogyakarta-Solo.(dok. KAI Commuter) Rangkaian KRL Yogyakarta-Solo.(dok. KAI Commuter)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian berencana memperpanjang rute operasional Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Solo hingga Madiun, Jawa Timur. 

Rencana itu merupakan tindak lanjut dari proyeksi Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, yang berharap rute KRL Yogyakarta-Solo nantinya bisa diteruskan hingga Madiun. 

Baca Juga:
Pengguna KRL Boleh Berbuka Puasa di Kereta, tapi Secukupnya Saja

Direktur Prasarana Perkeretaapian Kemenhub Heru Wisnu Prabowo mengatakan, saat ini rencana perpanjangan operasional tersebut tengah dalam tahap kajian. 

"Jadi kalau yang KRL yang ke arah Madiun bakal disiapkan kajiannya, karena kemarin setelah peresmian pak Menteri (Budi Karya) mengarahkan ke situ," ujar Heru di Terminal Tirtonadi, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (6/4/2021). 

Baca Juga:
Layanan KA Antarkota Ditiadakan, KA Perkotaan Dibatasi Jam Operasional pada 6-17 Mei 2021

Secara anggaran, dia melanjutkan, Kemenhub juga akan memasukan alokasi dana untuk rencana perpanjangan operasional KRL Yogyakarta-Solo tersebut pada 2022. 

"Tahun ini kita enggak bisa anggarannya, sehingga kita siapkan kajian tahun depan," ungkap Heru. 

Baca Juga:
Kini Naik KA Jarak Jauh Tidak Diberi Face Shield, Ini Gantinya

KRL Yogyakarta-Solo sendiri telah mulai beroperasi sejak 10 Februari 2021. Moda transportasi baru ini hadir untuk menggantikan KA Prambanan Ekspres (Prameks) yang rutin mengangkut penumpang antara dua kota tersebut. 

Kehadiran KRL Yogyakarta-Solo itu langsung disambut oleh antusiasme masyarakat yang penasaran menjajalnya dari Kota Yogyakarta ke Solo maupun sebaliknya. Alhasil, okupansi penumpang pada saat libur akhir pekan (weekend) cenderung meningkat pesat. 

"Memang di samping eks penumpang Prameks yang naik, tentunya ini karena KRL pertama (di Yogyakarta-Solo) dan bentuknya lebih bagus dalamnya, jadi banyak yang ingin coba. Sehingga memang di hari libur banyak yang naik," tutur Heru.(fh/sumber:liputan6)