KPK Ikut Awasi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

  • Oleh : Bondan

Selasa, 13/Apr/2021 22:38 WIB
Ilustrasi kereta cepat. Foto: Istimewa. Ilustrasi kereta cepat. Foto: Istimewa.

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini ikut mengawasi pelaksanaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

"Sekarang sudah KPK ikut terlibat melihat sendiri," ujar Luhut di acara peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Stranas PK 2021-2022 yang ditayangkan secara virtual pada Selasa (13/4/2021).

Baca Juga:
Mengapa China Berambisi Bangun Rel Kereta Cepat di Asia Tenggara?

Luhut mengatakan keikutsertaan KPK dalam pengawasan pelaksanaan proyek dilakukan agar proyek benar-benar efisien. Sebab, menurutnya, proyek ini seharusnya bisa lebih hemat lagi dari sisi anggaran.

Sayangnya, ia tidak memberi gambaran perbandingan seberapa jauh proyek ini seharusnya efisien dan seberapa maksimal anggaran yang sejatinya bisa dihemat.

Baca Juga:
Gubernur Ridwan Kamil Sebut Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Oktober 2022

"Kemarin saya lihat proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung, banyak yang bisa kita hemat sebenarnya kalau dari perencanaan," katanya.

Sebelumnya, Luhut baru saja meninjau proyek tersebut pada Senin (12/4/2021). Ia meninjau dengan didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoadmodjo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Duta Besar China Xiao Qian.

Baca Juga:
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Kurang Duit, RI Ngutang ke Bank China

Tinjauan dilakukan mulai dari Stasiun Padalarang, Stasiun Tegalluar, Depo Angkutan Rel Tegalluar, dan fasilitas Track Laying Tegalluar.

"Saya ingin dipastikan seluruh pembangunan di Stasiun Padalarang ini akan selesai pada Juli (2021), nanti akan saya tinjau kembali pembangunannya," tutur Luhut dalam keterangan resmi.

Sementara pembangunan Stasiun Tegalluar dan pengerjaan pemasangan rel ditargetkan selesai pada Oktober 2021. Sedangkan keseluruhannya ditargetkan rampung pada 2022.

"Setiap tiga bulan kami akan melakukan evaluasi serta pengecekan dari kemajuan pembangunan Kereta Cepat Jakarta0Bandung sehingga pengerjaannya tepat waktu," pungkasnya. (dan/sumber: CNNIndonesia.com)