Pekan Pertama Bulan Puasa, Keberangkatan KA Jarak Jauh dari Jakarta masih Normal

  • Oleh : Naomy

Minggu, 18/Apr/2021 21:04 WIB
KA jarak jauh (dok) KA jarak jauh (dok)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Keberangkatan kereta api (KA) jarak jauh dari Jakarta (Stasiun Gambir dan Senen) masih normal.

"Jumlah KA yang dijalankan tetap sama seperti pada akhir pekan normal di masa pandemi dan tetap dengan pembatasan okupansi maksimal 70 persen dari ketersediaan tempat duduk keseluruhan pada setiap rangkaian," jelas Kepala Humas Daerah Operasi (Daop) I Jakarta PT Kereta Api Indonesia (KAI) Eva Chairunnisa, Ahad (18/4/2021).

Baca Juga:
KAI Raih Penghargaan Gold Champion Kategori BUMN dalam Ajang BISRA 2022

Hari ini kata dia, terdapat 13 KA yang beroperasi dari Stasiun Pasar Senen dengan total volume penumpang sekitar 2.002 atau okupansi sekitar 27 persen dari total ketersediaan tempat duduk. 

Sementara untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir terdapat 15 KA yang beroperasi dengan total  penumpang sekitar 1.689. 

Baca Juga:
Tren Penumpang KRL dan KA Lokal Merak Meningkat Pada Masa Libur Sekolah

"Jumlah KA yang berangkat pada akhir pekan ini tidak mengalami penambahan dari akhir pekan sebelumnya di masa pandemi," ungkapnya.

Sebelum pandemi pada akhir pekan, biasanya secara total terdapat hingga 71 perjalanan KA per hari. Sejak awal pandemi jumlah perjalanan KA dari area Daop 1 Jakarta mengalami penyesuaian lebih dari 50 persen. 

Baca Juga:
Sinergi 4 BUMN, Perbaikan Prasarana dan Sarana KA Sawahlunto - Muaro Kalaban Dimulai

Selama masa Pandemi menurut Eva, seluruh operasional perjalanan KA yang masih berlangsung diatur sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah melalui Satgas Covid 19 dan Kementerian Perhubungan. 

"Untuk menjaga jarak fisik antarpenumpang setiap KA yang beroperasi kapasitas tempat duduk pada setiap rangkaian dibatasi maksimal hanya 70 persen. Sejumlah persyaratan juga diterapkan untuk memastikan seluruh penumpang berangkat dalam kondisi baik," katanya.

Seluruh calon penumpang yang akan berangkat wajib memiliki berkas pemeriksaan Covid 19 dengan hasil negatif melalui PCR Test, GeNose Test atau Rapid Antigen. 

Pada saat akan berangkat pengukuran suhu tubuh juga dilakukan untuk seluruh calon penumpang, jika kedapatan memiliki suhu tubuh diatas 37,3 derajat maka tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan dan biaya tiket akan dikembalikan sepenuhnya. 

Pengukuran suhu tubuh juga dilakukan berulang secara berkala sepanjang perjalanan KA berlangsung. 

PT KAI mendukung seluruh upaya pemerintah dalam hal penanganan Covid 19 khususnya di transportasi publik. 

Seluruh penumpang juga diwajibkan untuk mengikuti seluruh protokol kesehatan lainnua yang telah ditetapkan seperti memakai masker dan menjaga jarak dengan memperhatikan tanda batas jarak fisik yang ada. Untuk menjaga kebersihan tangan, sejumlah perangkat pembersih tangan telah dilengkapi disejumlah titik area stasiun dan sarana KA. 

Informasi perjalanan KA dapat diketahui melalui saluran resmi milik PT KAI (Persero) diantaranya aplikasi KAI Access, website resmi kai.id, Contact Center 121 line (021)121, Layanan pelanggan [email protected] dan Sosial media @keretaapikita @kai121. (omy)