Jumlah Penumpang KA Menurun Selama Ramadhan

  • Oleh : Fahmi

Selasa, 20/Apr/2021 11:46 WIB
Kereta api dengan livery baru khusus edisi Ramadhan. (Foto:Humas KAI) Kereta api dengan livery baru khusus edisi Ramadhan. (Foto:Humas KAI)

BANDUNG (BeritaTrans.com) - Selama satu minggu beroperasinya kereta api (KA) di bulan Ramadhan, pada periode 13 s.d 19 April 2021, KAI rata-rata melayani 28 ribu pelanggan KA Jarak Jauh perhari. Jumlah tersebut masih stabil dimana rata-rata pelanggan KA Jarak Jauh perhari di bulan April berada di sekitar 30 ribu pelanggan perhari. 

Artinya jumlah penumpang KA perhari berkurang selama keberangkatan di hari-hari selama bulan Ramadhan ini, di mana yang tadi memberangkatkan rata-rata 30 ribu, sekarang menjadi 28 ribu perhari. 

Baca Juga:
Penumpang KA Jarak Jauh Mulai Ramaikan Stasiun Bekasi saat Masa Libur Sekolah

Untuk penjualan tiket keberangkatan 20 April s.d 5 Mei 2021, sejauh ini masih belum ada peningkatan yang signifikan. Tiket yang terjual masih sekitar 20-30% dari jumlah tiket yang KAI sediakan. Jumlah tersebut masih akan terus meningkat karena penjualan tiket masih berlangsung. 

“Volume pelanggan KA Jarak Jauh masih normal, tidak ada peningkatan yang signifikan menjelang dimulainya pemberlakuan pembatasan transportasi kereta api pada 6 s.d 17 Mei 2021,” ujar KA Humas KAI, Joni Martinus, pada keterangan resminya, Selasa (20/4/2021).

Baca Juga:
Mulai 1 Juli 2022, Beli Tiket KA Pangrango Melalui Aplikasi KAI Access

Joni mengatakan, sejauh ini KAI tetap mengoperasikan kereta api dengan normal sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. 

“KAI mendukung penuh seluruh kebijakan pemerintah dalam hal penanganan Covid-19 pada moda transportasi Kereta Api,” tutup Joni.(fhm)

Baca Juga:
Paten! KAI Access Makin Diminati Saat Angkutan Lebaran