Airnav Dukung Peniadaan Mudik dan Berkomitmen Layani Navigasi Penerbangan hingga Pelosok Nusantara

  • Oleh : Naomy

Sabtu, 24/Apr/2021 16:56 WIB
Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (dok) Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (dok)

 

TANGERANG (BeritaTrans.com) – AirNav Indonesia berkomitmen  terus melayani navigasi penerbangan yang optimal hingga pelosok Nusantara.

Baca Juga:
Tingkatkan Keselamatan Penerbangan, AirNav Intensifkan Jalinan Koordinasi Dengan Airservices Australia

Direktur Utama AirNav Indonesia, M. Pramintohadi Soekarno menyatakan, layanan navigasi penerbangan menjadi hal yang krusial dalam membangun konektivitas udara secara nasional, sehingga mampu berkontribusi dalam upaya pemerintah memulihkan perekonomian nasional.

"Layanan navigasi penerbangan, akan terus beroperasi bahkan selama masa peniadaan mudik Idulfitri 1442 H, sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan melalui Surat Edaran (SE) Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 12 dan 13 Tahun 2021 serta Addendum SE Nomor 13 Tahun 2021 tanggal 21 April 2021," urainya, Jumat (23/4/2021).

Baca Juga:
Airnav Pastikan Video Rekaman Radar Pesawat Berpenumpang WNA Hoax

Layanan navigasi penerbangan selama masa pandemi dan peniadaan mudik ini, kata dia, bukan hanya di bandara-bandara besar saja, bahkan hingga ke bandara-bandara perintis di pelosok negeri.

Penerbangan yang diberikan layanan navigasi tentunya sesuai kriteria dari Satgas Penanganan Covid-19, termasuk di antaranya penerbangan kargo, perintis, dan kepentingan medis.

Baca Juga:
AirNav Pastikan Navigasi Penerbangan di Timur Indonesia Berjalan Optimal

"AirNav Indonesia siap mendukung penuh implementasi peraturan-peraturan yang berlaku selama masa peniadaan mudik Idulfitri 1442 H ini, khususnya di bidang layanan navigasi penerbangan,” ujar Pramintohadi.

Dijelaskannya, selain penerbangan dengan rute domestik dan internasional yang diatur dalam SE Satgas Penanganan Covid-19, layanan navigasi untuk penerbangan lintas (overflying) juga tetap akan beroperasi normal.

“Penerbangan overflying yang melintasi ruang udara Indonesia, terus akan kami berikan layanan navigasi penerbangan dengan mengedepankan keselamatan dan efisiensi,” imbuhnya.

Dalam menjamin operasional layanan navigasi penerbangan tersebut, AirNav menurut Pramintohadi, terus berupaya menjaga dan meningkatkan kualitas peralatan dan personel navigasi penerbangan.

Selama pandemi ini, pihaknya menerapkan prosedur perawatan berkala dan remote maintenance untuk peralatan communication, navigation, surveillance dan automation (CNS-A).

"Prosedur perawatan ini sesuai dengan standar keselamatan baik yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan maupun International Civil Aviation Organization (ICAO),” ucap dia.

Personel layanan navigasi penerbangan AirNav yang bertugas di 285 cabang di seluruh Indonesia, juga terus dijaga performanya. Salah satu caranya adalah dengan mengadakan program Performance Check Setiap enam bulan sekali.

"Kompetensi dan performa personel kami, menjadi kunci utama dalam memberikan layanan navigasi penerbangan yang selamat dan efisien,” terangnya.

Secara internal, Pramintohadi menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh penerapan peniadaan mudik Idulfitri 1442 H yang dicanangkan oleh pemerintah.

“Kami telah menerbitkan Surat Edaran yang berisi larangan mudik Idul Fitri 1442 H kepada para karyawan AirNav Indonesia. Kami juga mengimbau kepada masyarakat, mari kita bersama-sama berpartisipasi dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, yakni dengan menunda mudik pada Lebaran tahun ini dan berpartisipasi menyukseskan program vaksinasi Covid-19 yang tengah digencarkan oleh pemerintah,” pungkasnya. (omy)