Viral Warga Iseng Taruh Bebatuan di Rel Kereta Api, Ini Tanggapan PT KAI

  • Oleh : Redaksi

Senin, 26/Apr/2021 22:03 WIB
Foto:ilustrasi/istimewa/tribunsolo.com Foto:ilustrasi/istimewa/tribunsolo.com

KLATEN (BeritaTrans.com) - Sebuah unggahan foto yang menunjukkan sejumlah warga tengah bersantai ketika sore hari di jalur rel kereta api viral di media sosial.

Dalam foto yang beredar tampak warga tengah beraktitas di sekitar jalur yang diduga dari kawasan Kabupaten Klaten tersebut.

Baca Juga:
Gegera Ngobrol di Gerbong, 3 Penumpang Diusir Turun KRL

Foto yang viral tersebut diunggah oleh akun @kabar_klaten, Sabtu (24/04/2021) kemarin dan telah mendapatkan lebih dari 7.000 penyuka.

Baca Juga:
Penumpang KA Jarak Jauh Mulai Ramaikan Stasiun Bekasi saat Masa Libur Sekolah

"Banyak yang iseng masang batu di rel / di alat pendeteksi KA yg berakibat patah mengakibatkan gangguan di sistem persinyalan berbahaya utk keselamatan perjalanan Kereta Api !!!," tulis pengunggah.

Menanggapi aktivitas warga yang menaruh batu di sekitar rel, Manajer Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta, Supriyanto membenarkan adanya penemuan tersebut.

Baca Juga:
KAI Raih Penghargaan Gold Champion Kategori BUMN dalam Ajang BISRA 2022

Selain itu, pihaknya juga menemukan bukti perusakan alat pemberi sinyal kereta api setelah ditilik langsung di lokasi.

"Terjadi di antara Stasiun Klaten-Ceper," jelas Supriyanto seperti dikutip dari TribunSolo.

Tim dari pihak KAI kini disebut tengah melakukan perbaikan alat pemberi sinyal kereta api yang rusak.

Dia mengingatkan kepada masyarakat jika menaruh batu di atas rel sangat membahayakan perjalanan kereta api.

"KAI akan melakukan tindakan sesuai aturan UU Perkeretaapian, terhadap masyarakat yang terbukti melakukan kegiatan tersebut," ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat tak melakukan kegiatan seperti bermain, ngabuburit, dan kegiatan yang membahayakan di jalur kereta api.(amt/sumber:kompas.tv) 

Tags :