Layanan ASDP di Pelabuhan Bakauheni Dapat Apresiasi Gubernur Lampung

  • Oleh : Naomy

Selasa, 04/Mei/2021 22:03 WIB
Dirut ASDP Indonesia Ferry bersama Gubernur Lampung Dirut ASDP Indonesia Ferry bersama Gubernur Lampung


BAKAUHENI (BeritaTrans.com) - Memasuki H-10 Lebaran 2021 Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan seluruh mitra kerja di lingkungan Pelabuhan Bakauheni, Lampung menyusul antisipasi yang dilakukan menghadapi Peniadaan Angkutan Lebaran 2021 yang disesuaikan dengan penanganan Covid-19. 

Gubernur Arinal menyampaikan saat bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Lampung melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, disambut Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi beserta jajaran untuk memeriksa langsung kesiapan sarana dan prasarana Pelabuhan Bakauheni, Selasa (4/5/2021). 

Baca Juga:
Sebanyak 38.201 Penumpang Menyeberang dengan Kapal ASDP Lebih Awal Tinggalkan Jawa Menuju Sumatera

"Sejak awal kita perhatikan fungsi transportasi, dan yang ingin kita pastikan adalah protokol kesehatan dijalankan dengan baik agar tidak terjadi peningkatan Covid-19," tutur Gubernur Arinal 

Dia juga menekankan pentingnya tata kelola pelabuhan yang baik. 

Baca Juga:
ASDP Kembali Raih Top CSR Awards 2021 Bintang Empat dan Top Leader on CSR Commitment 2021

Kata dia, awalnya Lampung menjadi Provinsi terbaik dalam pengendalian Covid-19, namun kini berada di posisi 19 di seluruh Indonesia karena ada peningkatan Covid-19. 

"Karena itu kita harus tingkatkan pelayanan khususnya di area publik dan layanan transportasi, tingkatkan lagi pengetatan protokol kesehatan. Di Lampung tidak hanya ada Pelabuhan Bakauheni, tetapi juga Pelabuhan Panjang dan Bandara, yang menjadi gerbang keluar-masuk masyarakat dari dan ke Lampung," tuturnya. 

Baca Juga:
ASDP Siap Operasikan KMP Takabonerate Layani Masyarakat Selayar

Namun demikian, Gubernur mengatakan, arus penumpang yang menyeberang dari dan ke Pelabuhan Bakauheni relatif sepi.

"Ini artinya Pemerintah cukup berhasil dengan imbauan tidak mudik. Akan tetapi, kita harus tetap antisipasi, karena potensi masyarakat yang melintas di Pelabuhan sangat tinggi," ungkap dia  

Data mencatat, arus penumpang mencapai sekitar 37 persen dan kendaraan sekitar 33 persen yang tiba di Pelabuhan Bakauheni pada 28 April-3 Mei 2021. 

Dari sekitar 61 ribu yang melintas Bakauheni, ada sekitar 20% atau 12 ribu orang tujuan Lampung. Karena itu, Pelabuhan Bakauheni harus selalu antisipasi, tingkatkan pelayanan dan prokesnya, serta selalu menjaga kebersihan. 

Selain itu, lanjutnya, di Pelabuhan Bakauheni juga sudah tersedia layanan pengecekan dengan GeNose yang turut menjadi sarana pengendalian Covid-19. 

Kapolda Lampung Hendro Sugiatno mengatakan, layanan penyeberangan di masa Angkutan Lebaran di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni terus mengalami perbaikan setiap tahunnya, salah satunya dipicu keberhasilan layanan tiket online Ferizy. 

"Kami apresiasi dengan adanya tiket online Ferizy. Pengalaman saat bertugas di Merak beberapa tahun silam, ketika Angkutan Lebaran selalu terjadi antrian panjang. 

"Bahkan petugas kami dulu harus lebih mengatur mobil yang antre panjang, sampai membangunkan pengemudi. Sekarang sudah lebih baik, tidak ada antrean lagi," tutur Hendro. 

Apalagi katanya, pada Rabu (5/5/2021) diperkirakan menjadi puncak arus kendaraan R4 pribadi menyusul larangan mudik pada 6-17 Mei mendatang.

"Dengan adanya sistem online, tentu waktu kedatangan kendaraan sudah bisa diprediksikan, sudah bisa dikelola dan dipetakan kesiapan petugas sesuai dengan waktu kedatangan dan pergerakannya," ujarnya. 

Dirut ASDP Ira Puspadewi mengemukakan, layanan pelabuhan dan kapal penyeberangan ASDP beroperasi sesuai dengan aturan pengendalian transportasi yang telah diatur khususnya periode larangan mudik (6 Mei 2021 s/d 17 Mei 2021). 

"Pelabuhan penyeberangan beroperasi normal agar pelayanan publik tetap berjalan, dan selama masa larangan mudik telah diatur bahwa ASDP melalui koordinasi dengan instansi dan pihak terkait pada wilayah kerjanya masing-masing tetap melayani angkutan logistik untuk menjaga pasokan di daerah tetap stabil, dan juga penumpang dengan kriteria khusus," urainya. 

Pihaknya siap menerima arahan, dan tentunya akan melakukan pengaturan sebaik-baiknya agar tidak ada antrean atau penumpukan penumpang baik di pelabuhan dan kapal penyeberangan, serta selalu menjaga implementasi _physical distancing. 

Dia menambahkan, dengan adanya layanan tiket online Ferizy saat ini di empat pelabuhan utama sangat membantu pengelolaan arus penumpang dan kendaraan yang akan melintas di Pelabuhan. 

"Sistem kuota per waktu ini sangat membantu kami, sehingga arus kendaraan dan penumpang dapat dikelola dan rencana pengendalian transportasi di masa Angkutan Lebaran ini dapat berjalan lancar," katanya. 

Data Posko 24 jam pada Senin (3/5) pukul 08.00 hingga Selasa (4/5) pukul 08.00 atau  H-10 mencatat, jumlah total penumpang yang menyeberang dari Bakauheni menuju Merak berjumlah 22.978 orang atau naik 531% dibandingkan periode sama tahun 2020 sebanyak 3.644 orang. 

Diikuti kendaraan roda dua sebanyak 405 unit atau 10.025 persen dibandingkan dengan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 4 unit. 

Kendaraan pribadi (R4) sebanyak 2.407 unit atau naik 304 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 596 unit kendaraan. Sementara untuk kendaraan truk tercatat sebanyak 2.532 unit kendaraan atau naik 7 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.359 unit. 

"Total seluruh kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa tercatat sebanyak 5.677 unit atau naik 92 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 2.962 unit," pungkas Ira. (omy)