Penumpang Kapal Fery Ternate-Tidore Membludak

  • Oleh : Redaksi

Minggu, 16/Mei/2021 18:58 WIB
Foto:istimewa/antaranews.com Foto:istimewa/antaranews.com

TERNATE (BeritaTrans.com) - PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ternate, Maluku Utara (Malut) mencatat aktivitas pelayaran kapal fery antarpulau tujuan Ternate-Tidore PP membludak. Hal tersebut terjadi menyusul meningkatnya penumpang menggunakan jasa pelayaran tersebut untuk bersilaturahmi ke keluarga.

"Lonjakan penumpang antarpulau tujuan Ternate Tidore membludak dan puncaknya hari ini, karena 17 Mei besok aktivitas perkantoran mulai dibuka," kata Manajer Usaha PT ASDP Feri Indonesia, Cabang Ternate, Zainal Abidin di Ternate, 

Baca Juga:
ASDP Berhasil Pertahankan Rating AA dari Pefindo

Dia menjelaskan kepadatan penumpang ini bukan karena mudik tetapi karena warga yang ingin bersilaturahmi Ternate-Tidore, sehingga manajemen PT ASDP menyiapkan empat kapalnya dengan 14 trip perhari.

Sebelumnya pelabuhan Penyeberangan Fery di Kota Ternate, dipadati warga setempat, pada hari kedua momentum lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, terjadi antrean panjang di areal pelabuhan ini, oleh warga yang hendak bepergian tujuan antarpulau di Malut untuk bersilaturahim dengan keluarga dan kerabat.

Baca Juga:
ASDP Respon Positif Masukan dan Kritik untuk Perbaikan Layanan

Menurut dia meskipun penumpang melonjak untuk rute pelayaran Ternate-Tidore PP ini, tetapi petugasnya melakukan pengawasan secara intensif bagi pelanggar protokol kesehatan (prokes), terutama calon penumpang dan pengendara yang tidak menggunakan masker langsung ditindak dan diwajibkan gunakan masker.

Selain itu akses transportasi menggunakan jasa pelayaran Fery dibuka, karena Pemprov Malut memberi izin aktivitas transportasi antarpulau dibuka karena Malut masuk zona kuning covid-19.

Baca Juga:
3 Tahun Implementasi Ferizy, ASDP Siap Kolaborasi dengan Mitra, Sukseskan Layanan Angkutan Nataru

PT ASDP Ferry (Persero) Ternate, mengakui hanya menerima angkutan bagi penumpang untuk rute antar-pulau di Malut seperti Ternate-Tidore, Ternate-Sidangoli dan Ternate-Sofifi PP, sedangkan untuk rute Ternate-Bitung hanya untuk mengangkut sembako maupun kendaraan saja dan penumpang tidak diperkenankan untuk berlayar.

"Perlu kami sampaikan ke masyarakat, mulai tanggal 6 sampai 17 Mei aktivitas pelayaran menggunakan kapal fery ditutup pelayarannya, hanya mengangkut barang," ujarnya.(amt/sumber:medcom.id) 

 

Tags :