Video Truk Pertamina Oleng dan Terjun ke Parit, Ini Kata Pertamina

  • Oleh : Redaksi

Sabtu, 29/Mei/2021 21:59 WIB
Truk pengangkut BBM masuk ke parit. Foto: Istimewa. Truk pengangkut BBM masuk ke parit. Foto: Istimewa.

MADIUN (BeritaTrans.com) - Video truk tangki Pertamina oleng lalu masuk parit saat melintas di ruas jalan raya Surabaya-Madiun KM 154-155, viral di media sosial. 

Kecelakaan tunggal yang menimpa truk tangki pengangkut bahan bakar solar itu terjadi di ruas jalan nasional di Desa Jerukgulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, pada Jumat (29/5/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca Juga:
BBM Pertalite Pertamina dari Fuel Terminal Bercampur Air

Menanggapi kejadian tersebut, Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Deden Idhani angkat bicara.

"Kejadian berawal saat mobil tangki dengan Nomor Polisi B 9240 SFV, yang membawa BBM oleng ke sebelah kiri saat akan mendahului kendaraan lain di Desa Jerukgulung," kata Deden saat dihubungi GridOto.com, Sabtu (29/5/2021).

Baca Juga:
BBM Pertamina Ada Banyak Warna Loh, Ternyata Ini Alasanya!

"Mobil tangki yang tidak dapat dikendalikan terperosok ke dalam parit di pinggir sisi jalan sebelah kiri," sambungnya.

Menurut Deden, mobil tangki yang dioperasikan oleh PT Pertamina Patra Niaga tersebut dalam kondisi bermuatan dan sedang dalam perjalanan mengirimkan produk BBM ke SPBU, dengan muatan BioSolar sebanyak 16 Kilo Liter (KL).

Baca Juga:
Bus Restu Tabrak Truk Tangki Pertamina di Tol Surabaya-Pandaan

Tim dari Fuel Terminal (FT) Madiun dan juga Pertamina Patra Niaga juga langsung ke lokasi kejadian untuk membantu aparat yang berwenang melakukan pengamanan dan evakuasi mobil tangki yang terdampak.

"Pertamina dan Pertamina Patra Niaga, bersama dengan Kepolisian akan mendalami lebih lanjut penyebab kejadian lakalantas ini, dan sejauh ini kerugian yang dapat dilihat langsung adalah kerusakan ringan di bagian kabin pengemudi dari mobil tangki," ujar Deden.

Deden menambahkan, Pertaminajuga akan meningkatkan sosialisasi keamanan berkendara ke semua awak mobil tangki BBM (pengemudi dan kernet).

Selain itu, pengecekan rutin dan berkala kelayakan dan kelaikan mobil tangki untuk kehandalan operasi juga senantiasa dilakukan. (dn/sumber: Gridoto.com)