Tingkatkan Keselamatan Penerbangan, AirNav Intensifkan Jalinan Koordinasi Dengan Airservices Australia

  • Oleh : Redaksi

Kamis, 03/Jun/2021 16:58 WIB


TANGERANG (BeritaTrans.com) - AirNav Indonesia melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan Airservices Australia (ASA) dalam upaya untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi penerbangan di ruang udara kedua negara. Komunikasi intensif kedua penyedia layanan navigasi penerbangan asal Indonesia dan Australia tersebut terjalin melalui program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP).

Direktur Utama AirNav Indonesia, M. Pramintohadi Sukarno mengatakan bahwa pihaknya yang diwakili oleh AirNav Indonesia Cabang Makassar Air Traffic Service Center (MATSC) melakukan rapat koordinasi dan diskusi dengan ASA mengenai beberapa poin penting pada Kamis (3/6) secara daring.
 
“Topik pembahasan utama adalah seputar perkembangan terkini operasional layanan navigasi penerbangan khususnya terkait dengan koordinasi antara AirNav dengan ASA di wilayah udara Jayapura dan Merauke.

Baca Juga:
Bakal Gantikan Garuda Indonesia, Maskapai Pelita Air Mulai Mempersiapkan Diri

Selain itu dibahas pula mengenai poin-poin amandemen Letter of Operational Coordination Agreement (LOCA) antara Cabang MATSC dengan ASA Brisbane. Kami juga membahas mengenai cross-boundary safety occurrence yang rendah selama pandemi COVID-19,” ungkap Pramintohadi.
 
Dijelaskannya, AirNav Indonesia memaksimalkan forum komunikasi berbasis daring selama pandemi dengan negara-negara di level regional maupun global untuk mengetahui perkembangan terkini dan mencari solusi bersama terkait kendala operasional yang dihadapi.

“Pertemuan dengan ASA kami agendakan secara rutin untuk membahas secara langsung poin-poin teknis terkait operasional layanan navigasi penerbangan. Melalui forum semacam ini, pembahasan kami bisa lebih taktis dan menyentuh langsung ke akar masalah sehingga berdampak signifikan terhadap peningkatan layanan navigasi penerbangan bagi kedua belah pihak,” ujarnya.
 
Pramintohadi melanjutkan bahwa pihaknya meyakinkan ASA bahwa layanan navigasi penerbangan di ruang udara Indonesia tetap berjalan dengan optimal selama periode low traffic. “AirNav Indonesia memastikan bahwa layanan navigasi penerbangan di ruang udara Nusantara saat ini berjalan optimal secara keseluruhan.

Baca Juga:
Pelita Air Bakal Gantikan Garuda Indonesia? Begini Respons Kemenhub

Pesawat udara yang berasal dari Australia kemudian melewati ruang udara Indonesia maupun sebaliknya akan mendapatkan layanan navigasi penerbangan yang seamless dan sesuai dengan standar internasional yang telah ditetapkan oleh International Civil Aviation Organization (ICAO). Jadi, kami selalu siap melayani kapanpun traffic khususnya penerbangan internasional maupun penerbangan terbang lintas (overflying), pulih seperti keadaan sebelum pandemi,” pungkasnya. (omy/lia)

 
 

Baca Juga:
Pesawat Luar Angkasa Shenzhou-13 Bergabung dengan Stasiun Antariksa China