Top Markotop, Pengusaha Muda Papua Lirik Program Tol Laut Besutan Kemenhub

  • Oleh : Naomy

Kamis, 17/Jun/2021 13:06 WIB
Pengusaha musa Papua mulai lirik muata. tol Laut Pengusaha musa Papua mulai lirik muata. tol Laut

PAPUA (BeritaTrans.com) - Top markotop pengusaha muda Papua lirik program Tol Laut besutan Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Baca Juga:
Terbakar di Pelabuhan, QRT KSOP Sunda Kelapa Evakuasi KM Bandar Lestari

Hal itu tampak saat Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Jayapura memperkenalkan program konektivitas tol laut kepada para pengusaha muda di Kabupaten Supiori dan Biak, Papua.

Kepala KSOP Jayapura, Taher Laitupa mengatakan, pihaknya selaku regulator dan pelaksana dalam program Tol Laut harus melakukan inovasi dalam mengglorifikasikan program tol laut dengan cara terjun langsung ke kalangan pengusaha.

Baca Juga:
Integrasi Digitalisasi Data Percepat Layanan Kepelabuhanan

"Agar mereka dapat menggunakan Tol Laut dalam memasarkan produk yang mereka hasilkan bahkan lebih mengenal dekat apa saja yang ada di dalam ekosistem Tol Laut dalam dunia Shipping Bussiness," tutur Taher di Papua, Kamis (16/6/2021).

Pihaknya melakukan sosialisasi pembekalan Tol Laut dan pendampingan bagi para pelaku usaha baru di Kabupaten Supiori serta MoU di atas kapal KM Logistik Nusantara 2 di Pelabuhan Korido.

Baca Juga:
Imbas Cuaca Buruk, Kapal Kargo Tenggelam di Perairan Kepulauan Seribu

Pihaknya menargetkan para pengusaha muda lantaran melihat potensi anak muda daerah yang cukup tinggi untuk menjadikan komoditi daerahnya sebagai lahan bisnis. Adapun para pengusaha muda tersebut saat ini sudah tergabung di HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia).

"Kami juga melakukan kunjungan monitoring langsung ke lokasi area Petani Kopra bersama Pemerintah Kabupaten Supiori yaitu dari Disperindag dan dari Dishub Kab. Supiori," ungkapnya.

Kasie Lala dan Usaha Pelabuhan KSOP Jayapura, Willem Thobias Fofid yang menjadi pemateri,  dengan adanya sosialisasi langsung tersebut membuat Tol Laut kian diminati para pengusaha lokal.

Dengan begitu,  optimalisasi muatan balik dapat terus meningkat apalagi para bagi para Kawula muda dengan semangat investasi dan berkecimpung dalam Bussiness Shipping atau Bisnis Pelayaran dalam ekosistem Tol Laut," ujarnya.

Mudah-mudahan harapan bersama dengan Role Model suasana baru dan unik ini sosialisasi dan pembekalan bahkan pendampingan Tol Laut yang dilaksanakan di atas Kapal dan langsung kunjungan ke area lokasi petani kopra serta audiensi diskusi ringan.

"Diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan terobosan baru dalam berinvestasi dan ikut bertumbuh dunia usaha melalui Program Strategis Nasional Tol Laut," imbuhnya.

Selain itu, sosialisasi ini juga sebagai bentuk komitmen KSOP Jayapura selaku koordinator wilayah pelabuhan-pelabuhan yang ada di Papua.

"Terutama Pelabuhan Korido ini merupakan salah satu pelabuhan baru yang beroperasi karena adanya trayek Tol Laut T-19 yang menghubungkan Papua-Papua Barat," ucapnya.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi anak-anak muda di daerah tersebut untuk melakukan usaha dan berinvestasi. 

"Dengan beroperasinya Tol Laut di wilayah tersebut, membuka banyak peluang usaha baru," ucapnya.

Ini juga membantu para kawula muda sekaligus mengenalkan dan memberikan pendampingan untuk berinvestasi dan menciptakan peluang usaha. Responnya sungguh luar biasa, yaitu keinginan untuk bergabung bersama Tol Laut karena dilihat dari jangkauan pelabuhan dan kapal Tol Laut menjangkau banyak titik dan ini menjadi penyemangat dan harapan baru bagi jenis-jenis komoditi yang sedang dikembangkan.

Sosialisasi kepada pengusaha muda ini turut dihadiri oleh Laus DC. Rumayom, Tenaga Ahli Madya Kedeputian V Kantor Staf Presiden; Capt. Moses Wawan Morin, Komisaris BUMN PT Pelita Air (Persero); Sila Kadisperindag Kab. Supiori; Alberth Kadishub Kab. Supiori;
Vincet Randongkir, Kasie Sarana & Prasarana Dishub Kab. Biak; Otniel Mambrasar Ketua Klasis Supiori; Leo Randongkir Ketua HIPMI; Samrizal Kabid. Laut Dishub Kab. Supiori; Budi Wibowo, Kacab. PT Pelni Biak; dan Manager PT SBN Cab. Biak.
Direksi PT Orang Berkah Ari Morin, Yan Rumbiak dan Aryo serta pengusaha-pengusaha Kab. Supiori dan Biak.

Sebagai informasi, Trayek T-19 ini berpangkal di Merauke, rutenya meliputi Merauke – Pomako (deviasi) - Kokas – Sorong – Korido – Depapre (Jayapura) – Sorong – Merauke dan dilayani kapal KM. Logistik Nusantara 2 yang mulai beroperasi awal tahun ini,

Beberapa komoditi yang saat ini sudah diangkut Tol Laut T-19 adalah beras, dedak, air mineral, kecap, batu ciping, abu batu dan pasir. (omy)