Mantap, KMP Belida Berhasil Raih Sertifikasi CHSE

  • Oleh : Naomy

Minggu, 20/Jun/2021 18:00 WIB
KMP Belida KMP Belida

 

KAYANGAN (BeritaTrans.com) -  Mantap, salah satu kapal PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang melayani rute Kayangan - Pototano KMP Belida, berhasil raih sertifikat Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability (CHSE) atau Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca Juga:
ASDP Gandeng PLN Dukung Energi Bersih di Kawasan Pelabuhan Penyeberangan dengan Layanan ALMA

Sertifikasi menurut Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin, diserahkan oleh Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah di Pelabuhan Kayangan, Sabtu (19/6/2021) 

"KMP Belida meraih sertifikasi CHSE karena dinilai telah berhasil menerapkan dan menjaga kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan dalam pengoperasian kapalnya," tuturnya, Ahad (20/6/2021). 

Baca Juga:
ASDP Resmi Terapkan Tiket Ferry Cashless di Pelabuhan Bira dan Pamatata

Pihaknya mengapresiasi atas pemberian sertifikasi CHSE. Ini sebagai bentuk dukungan atas komitmen manajemen ASDP yang selalu berupaya menjaga kebersihan kapal, menyediakan klinik kesehatan dan ruang laktasi, memprioritaskan keselamatan pelayaran dan peduli terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah/limbah di laut serta konsisten melaksanakan operasional kapal sesuai standar internasional sistem manajemen keselamatan atau International Safety Management (ISM Code). 

Sejak awal pandemi Covid-19, ASDP memastikan tetap menerapkan protokol kesehatan dan keamanan baik di pelabuhan dan kapal secara ketat. 

Baca Juga:
Didukung Pemprov Lampung, ASDP Konsen Rampungkan Pembangunan Bakauheni Harbour City

Mulai dari melakukan desinfektan ruang publik dan kapal, pemeriksaan suhu tubuh, pengaturan physical distancing saat kendaraan dan penumpang akan masuk keluar maupun berada di kapal. Selain itu mewajibkan penggunaan masker bagi pengendara maupun petugas saat berada di pelabuhan maupun di kapal, penyediaan wastafel dan hand sanitizer serta pembatasan muatan penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas kapal. 

"Penerapan sertifikasi CHSE ini dilakukan sebagai wujud komitmen peningkatan pelayanan dalam mendukung program Pemerintah Provinsi NTB menjadi pintu gerbang pariwisata, serta untuk menyukseskan pelaksanaan pelaksanaan acara akbar berskala internasional MotoGP Mandalika yang akan digelar pada Maret 2022,'' urainya. 

Harapannya, kapal ASDP lainnya bisa mendapatkan sertifikasi CHSE juga, sebagai bentuk dukungan dan semangat untuk memberikan pelayanan prima kepada pengguna jasa dalam setiap layanan penyeberangan yang dilayani ASDP.

Bersamaan dengan acara penyerahan sertifikat CHSE kepada ASDP kemarin yang juga disaksikan oleh Bupati Lombok Timur beserta jajaran Forkopimda dan Kadishub Provinsi NTB, juga dilakukan ground breaking pembuatan taman dan penanaman pohon di lingkungan Pelabuhan Kayangan dan Pototano. 

"Aksi penghijauan ini dilakukan manajemen ASDP sebagai wujud kepedulian dalam menjaga kelestarian lingkungan Pelabuhan agar tetap asri, nyaman, bersih dan sehat," ungkap dia. 

ASDP Cabang Kayangan terus meningkatkan kualitas layanan baik di pelabuhan dan kapal untuk pelayanan prima kepada pengguna jasa, termasuk penerapan Cashless dalam pembayaran tiket penyeberangan. 

"Upaya peningkatan pada sarana dan prasarana ASDP ini juga sebagai bukti komitmen kami mendukung perhelatan akbar MotoGP yang rencananya akan digelar tahun depan di kawasan Mandalika setelah pengunduran jadwal dari tahun ini dikarenakan pandemi Covid-19," kata Shelvy. 

Pihaknya bahu-membahu dalam mendukung event besar ini, karena tidak hanya restoran, hotel, destinasi pariwisata dan fasilitas lainya, kapal dan pelabuhan penyeberangan juga harus disiapkan untuk memberikan pelayanan yang mumpuni. 

Hal itu mengingat, pada event MotoGP nanti, akses penyeberangan Kayangan-Pototano akan menjadi jalur alternatif yang bagi tamu wisatawan yang akan datang ke kawasan Mandalika. (omy)