Volume Angkutan Kargo di Bandara AP II Melesat 30% di Semester I/2021, Tembus 353.819 Ton

  • Oleh : Naomy

Sabtu, 17/Jul/2021 16:58 WIB
Menhub tinjau terminal kargo dan sentra vaksinasi di Bandara Soetta Menhub tinjau terminal kargo dan sentra vaksinasi di Bandara Soetta


JAKARTA (BeritaTrans.com) - PT Angkasa Pura II (Persero) terus menjaga kinerja angkutan kargo di tengah pandemi Covid-19.

Sejumlah upaya  dilakukan AP II di antaranya berkoordinasi erat dengan maskapai guna memastikan kelancaran penanganan kargo meski di tengah pandemi sehingga dapat mengakomodir permintaan dan mengambil potensi yang ada.

Baca Juga:
Lewat Program APEX in Safety, ACI dan Bandara Soekarno-Hatta Tingkatkan Standar Keselamatan

Kinerja angkutan kargo di bandara-bandara AP II pada tahun ini mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan dengan tahun lalu. 

“Sepanjang Semester I/2021, di tengah pandemi ini, secara kumulatif total volume angkutan kargo di seluruh bandara AP II mencapai 353.819 ton atau naik 30,24% dibandingkan dengan Semester I/2020,” jelas President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Sabtu (17/7/2021).

Baca Juga:
Bandara Radin Inten II Pastikan Kesiapan Pelayanan dan Fasilitas untuk Penerbangan Haji 2024

Kemarin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan peninjauan langsung aktivitas Terminal Kargo di Bandara Soekarno-Hatta.

Pada kesempatan itu, Menhub juga menekankan pentingnya menjaga kinerja angkutan kargo di tengah menurunnya pergerakan penumpang pesawat selama pandemi Covid-19. 

Baca Juga:
Bandara Angkasa Pura II Mulai Layani Keberangkatan Calon Jemaah Haji

“Saya bersama Dirut AP II meninjau langsung kondisi Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan angkutan kargo tetap berjalan di tengah menurunnya grafik pergerakan penumpang di masa pandemi,” urai Menhub. 
 
Dari sisi kargi ini, volume angkutan kargo terbanyak pada Januari - Juni 2021 tercatat di Bandara Soekarno-Hatta dengan 271.769 ton atau naik 29,68% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Awaluddin menambahkan, “Meningkatnya volume kargo di bandara AP II karena tumbuhnya pengiriman barang yang antara lain didorong dari aktivitas e-commerce, dan yang paling penting adalah kelancaran penanganan kargo di bandara-bandara AP II." 

Pihaknya juga lakukan koordinasi erat dilakukan dengan Kementerian Perhubungan, Otoritas Bandara dan juga maskapai mengenai kapasitas angkut termasuk menggunakan pesawat kargo [freighter] dan layanan di area kargo atau Terminal Kargo.

Kunjungan Menhub ke Terminal Kargo ini juga untuk meninjau langsung kondisi angkutan kargo di Bandara Soekarno-Hatta pada PPKM Darurat Jawa - Bali yang dimulai pada 3 Juli. 

“Saya ingin melihat langsung kondisi angkutan kargo di Bandara Soekarno-Hatta paska pemberlakuan PPKM Darurat,” ujar Menhub.

Awaluddin melaporkan, volume angkutan kargo pada periode PPKM Darurat di Bandara Soekarno-Hatta ada di angka berkisar 50.000 - 60.000 ton setiap harinya atau relatif stabil dibandingkan dengan sebelum PPKM Darurat. 

“Aktivitas angkutan kargo di seluruh bandara AP II termasuk di Bandara Soekarno-Hatta selama pandemi ini dapat terjaga berkat dukungan Kementerian Perhubungan, Otoritas Bandara dan seluruh stakeholder antara lain maskapai, Balai Karantina, Bea dan Cukai, dan sebagainya," kata dia.

Di tengah pandemi ini, sejak Desember 2020 Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta juga sukses menangani kedatangan vaksin untuk Covid-19 yang membutuhkan cara-cara dan fasilitas khusus. Sampai Jumat, 16 Juli 2021.

Total Bandara Soekarno-Hatta sudah menangani kedatangan vaksin hingga tahap ke-27. 

Setelah meninjau Terminal Kargo, Menhub kemudian melihat langsung pelaksanaan vaksinasi bagi calon penumpang pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Menhub mengapresiasi AP II karena telah membuka sentra vaksinasi di bandara-bandara yang dikelola sebagai upaya mendukung protokol kesehatan sesuai Surat Edaran Menhub Nomor 45 Tahun 2021 yang berlaku di tengah PPKM Darurat. 

“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh AP II sebagai bentuk dukungan dalam melayani vaksinasi penumpang di simpul-simpul transportasi,” imbuh Menhub.

Sejak dibuka pada 3 Juli 2021, sentra vaksinasi di Terminal 2 dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta hingga kini telah menjalankan vaksinasi bagi sekitar 17.000 calon penumpang pesawat.

AP II berharap sentra vaksinasi di bandara-bandara yang dikelola perseroan juga dapat mendukung percepatan program vaksinasi nasional guna mewujudkan kekebalan komunal (herd immunity). (omy)