Ditjen Hubdat & Korlantas Polri Kandangkan 51 Bus AKAP karena Langgar PPKM Darurat

  • Oleh : Redaksi

Minggu, 18/Jul/2021 17:57 WIB


BEKASI (BeritaTrans.com) - Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Budi Setiyadi mengemukakan telah 51 bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dikandangkan karena melanggar PPKM Darurat.

Dia mengemukakan sebanyak 15 bus dikandangkan Direktorat Angkutan Jalan Ditjen Hubdat dan 36 bus ditahan Korlantas Polri.. 

Baca Juga:
Naik Ojol hingga Pribadi, Penumpang Diantar Tepat Depan Bus Antarkota di Terminal Bekasi

"Kita tindak tegas, bila perlu dengan pencabutan izin trayek," ujarnya saat inspeksi mendadak ke Terminal Bekasi, Minggu (18/7/2021).

Sidak dirjen bersama Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Polana B Pramesti, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Istiono, Direktur Angkutan Jalan Ditjen Hubdat Ahmad Yani dan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Aloysius Suprijadi.

Baca Juga:
Redi, Sopiri Bus Telaga Indah Armada Rute Bekasi-Pendopo, Sering Nginap di Terminal

Operasional bus AKAP, dia mengingatkan harus memenuhi persyaratan antara lain pembatasan kapasitas angkut dan kelengkapan sertifikat vaksin serta hasil tes Antigen/PCR.

Budi Setiyadi menegaskan kru dan penumpang bus AKAP harus dilengkapi dengan sertifikat vaksin dan hasil tes Antigen. 

Baca Juga:
Si Hijau Family Raya Ceria Gaspol Padang dari Terminal Bekasi, Berikut Rute dan Tarifnya!

"Pelanggaran terhadap ketentuan itu akan ditindak. Dikandangkan," ujarnya kepada kru dan pengurus bus AKAP di terminal tersebut  (dan).