Polsek Kawasan Kali Baru terus Salurkan Bantuan Sosial kepada Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

  • Oleh : Ahmad

Jum'at, 23/Jul/2021 10:46 WIB
Foto:humaspolsekkawasankalibaru Foto:humaspolsekkawasankalibaru

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Pemberlakuan PPKM Darurat level 4 Polsek Kawasan Kali Baru Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan Upaya dalam penanganan penyebaran Covid 19 selama pemberlakuan PPKM Darurat pihak Polsek Kawasan Kali Baru gencar salurkan bantuan paket berupa beras kepada warga masyarakat yang terdampak, Jumat (23/7/2021).

Pembagian sembako sebanyak 15 paket berupa beras 5 Kg dalam kemasan untuk membantu dalam rangka PPKM Darurat level 4 “Kita Indonesia” kepada warga masyarakat disekitar Kawasan Pelabuhan Kalibaru yang terdampak terhadap adanya pemberlakuan PPKM Darurat level 4 yang di pimpin oleh Wakapolsek Kawasan Kali Baru AKP Welly dsmri SH, didampingi Kanit Binmas IPTU Susanto berserta anggota Polsek.

Baca Juga:
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Kapolsek Kawasan Kali Baru

Upaya memutus rantai penyebaran virus Corona itu sangat memerlukan kerjasama semua pihak dalam menaati protokol kesehatan. Welly pun mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari tokoh agama, ulama, hingga tokoh masyarakat untuk bersama-sama membantu mewujudkan hal tersebut.

Baca Juga:
Polsek Kawasan Muara Baru, Amankan 2 Pengedar Sabu di Dua Lokasi

"Bantuan sosial harus segera terdistribusikan. Apabila stok sudah habis, segera melapor dan berkoordinasi agar mendapatkan kiriman untuk penambahan stok".

"Tolong diguyur habiskan stok, kalau kurang ajukan lagi nanti akan segera dikirim. Jadi saya tidak ingin ada informasi di lapangan yang sampaikan di satu wilayah masih terdapat masalah dengan bansos," kata Rustian.

Baca Juga:
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tangkap Penjual Sertifikat Izin Operator Palsu di Kawasan Pelabuhan

"Ini merupakan bagian program Pak Presiden untuk menurunkan bansos seluruh wilayah terdampak Covid-19 maupun PPKM Darurat," ucapnya.

"Utamanya, bansos ini diberikan kepada pedagang kaki lima, pemulung, tukang becak, supir angkot, dan sebagainya. Termasuk yang melakukan isolasi mandiri," ujarnya.

"Lebih lanjut, Rustian mengaku, PPKM darurat ini telah memberi dampak pada warga karena ada pembatasan mobilitas masyarakat dan pemberlakuan jam malam. Namun, ia meminta masyarakat untuk sabar dan berjuang bersama agar kasus Covid-19 bisa segera ditekan. (ahmad/andika/Humas/polsekkawasankalibaru)