Pakai Tongkat, Pria ini Naik KRL dari Stasiun Bekasi

  • Oleh : Fahmi

Selasa, 27/Jul/2021 12:14 WIB
Suasana di Stasiun Bekasi, Selasa (27/7/2021). Tampak laki-laki dengan tongkat di tangan kanannya berjalan di peron untuk naik KRL arah Manggarai. Suasana di Stasiun Bekasi, Selasa (27/7/2021). Tampak laki-laki dengan tongkat di tangan kanannya berjalan di peron untuk naik KRL arah Manggarai.

BEKASI (BeritaTrans.com) - Secara tertatih-tatih, pria dengan tongkat satu masuk Stasiun Bekasi untuk menggunakan KRL pada Selasa (27/7/2021). 

Dengan menyusuri halaman stasium dan pintu masuk melewati pemeriksaan dokumen perjalanan, pria yang mengenakan topi dengan tas selempang tersebut menaiki KRL dari peron nomor satu. 

Baca Juga:
Ada Perbaikan Jalur di Manggarai, Beberapa Perjalanan KRL Alami Pembatalan Khusus Selasa Malam, Ini Jadwalnya!

Suasana Stasiun Bekasi lengang pada Selasa ini. Terlihat banyak pengguna memenuhi peron, namun saat di rangkaian KRL masih banyak terdapat kursi yang kosong. 

Stasiun Bekasi masih diberlakukan pemeriksaan STRP bagi penumpang KRL untuk membatasi mobilitas masyarakat di tengah pemberlakuan PPKM untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. 

Baca Juga:
KRL Mati Listrik di Kelender, Perjalanan Tertahan

Pantauan BeritaTrans.com dan Aksi.id sekitar pukul 9.00, terdapat penumpang turun dan juga penumpang yang dilakukan pemeriksaan saat hendak menggunakan KRL. Tidak tampak antrean pemeriksaan, penumpang dapat melebur untuk masuk ke dalam stasiun untuk menunggu KRL di peron. 

Petugas tetap berjaga mulai dari sebelum pintu tap tiket untuk memeriksa dokumen perjalanan. Dan beberapa petugas sibuk mengamankan peron. 

Baca Juga:
Dorong Cashless Society, 26 % Penumpang KRL Yogya-Solo Sudah Gunakan QR Code

Terlihat penumpang berjalan langsung menuju ke ujung peron untuk menanti KRL, mereka tampak menjaga jarak dari penumpukan penumpang di satu titik. 

Tampak juga seorang laki-laki dengan tongkat satu di tangan kanannya, sedang menunggu rangkaian di kursi tunggu peron. 

Saat KRL datang dari arah Cikarang, terlihat hanya terdapat beberapa orang penumpang sudah berada di gerbong. 

Rangkain yang dinaiki penumpang dari Stasiun Bekasi juga tampak masih banyak menyisakan tempat duduk yang kosong. Tidak tampak penumpang berdiri. Hanya ada petugas yang berdiri untuk berjalan mengamankan perjalanan KRL sesuai protokol kesehatan. 

Sewaktu KRL berjalan dan berhenti di setiap stasiun untuk menurunkan dan menaikkan penumpang, rangkaian tetap masih terlihat kosong. Pada beberapa stasiun bahkan tidak terlihat penumpang naik. 

Pada masa perpanjangan PPKM, jam operasional pelayanan perjalanan KRL Jabodetabek tetap mulai pukul 04:00 - 22:00 WIB. 

Saat ini naik KRL masih diwajibkan bagi penumpang harus memiliki STRP atau dokumen perjalanan yang menerangkan pekerja esensial dan kritikal atau juga surat keterangan untuk penumpang dengan keperluan mendesak. 

KAI Commuter juga mengajak para pengguna yang masih beraktivitas dengan KRL untuk mengikuti seluruh protokol kesehatan yang ketat.(fahmi)