Puslitbang Udara Balitbanghub Gelar FGD Urgensi Implementasi UPRT di Indonesia

  • Oleh : Naomy

Rabu, 07/Jul/2021 13:22 WIB
FGD Pusliybang Udara Balitbanghub FGD Pusliybang Udara Balitbanghub


JAKARTA (BeritaTrans.com) - Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan melalui Puslitbang Transportasi Udara menggelar Focus Group Discussion (FGD) mengusung tema Urgensi Implementasi Upset Prevention and Recovery Training (UPRT) di Indonesia "Peran Pemerintah dan Operator dalam Pemenuhan Regulasi terkait UPRT" Rabu (7/7/2021).

Hadir sebagaiKeynote Speech Kepala Badan Litbang Perhubungan, Dr. Umar Aris denganOpening Remarks
Kepala Puslitbang Transportasi Udara, Capt Novyanto Widadi.

Baca Juga:
Sambut Harhubnas, Balitbanghub Gelar Donor Darah dan Plasma Konvalesen

Pada FGD tersebut hadir sebagai narasumber yakni:

1. Direktur Keselamatan dan Pengoperasian Pesawat Udara, Kolonel Laut (P) Dadun Kohar

Baca Juga:
Manfaat Digitalisasi Dokumen Logistik Hasil Kajian Balitbanghub

2. Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara, Ir. Heri Sudarmaji, DEA., QIA.

3. Direktur Keselamatan Penerbangan AirAsia Indonesia, Capt. Achmad Sadikin

Baca Juga:
Kabadan Litbanghub: Tingkatkan Potensi Kepulauan Mentawai Butuh Sinergi Pusat dan Daerah

4. Penerbang Aerobatik, Marsdya TNI (P) Eris Herryanto

Moderator
Rachmat Kertakusuma dengan tiga penanggap antara lain:

1. Ketua KNKT, Dr. Ir. Soerjanto Tjahjono
[Ketua KNKT]

2. Direktur Safety Batik Air, Capt. Mahyuddin Indrawan

3. CEO PT. Mitra Aviasi Perkasa Flight School, Ir. Septo Adjie Sudiro.

Seperti diketahui transportasi udara merupakan moda transportasi yang paling aman dibandingkan dengan moda transportasi lain. 

Berdasarkan data dari the International Air Transport Association (IATA) pada tahun 2017, tingkat kecelakaan pesawat jet di seluruh dunia adalah 0.11 per 1 juta penerbangan.

Untuk meningkatkan keselamatan, keamanan, dan pelayanan moda transportasi udara, maka diperlukan Upset Prevention and Recovery Training (UPRT). 

UPRT merupakan  kombinasi pengetahuan teoretis dan pelatihan terbang dengan tujuan memberikan kompetensi kepada awak pesawat untuk dapat mengenali dan kemudian mencegah atau pulih dari kondisi upset. 

Hal - hal yang harus diperhatikan dalam mengimplementasikan UPRT antara lain memprioritaskan awareness training sebagai langkah pencegahan kondisi upset. 

Struktur program UPRT yang ideal harus dirancang dengan koordinasi antara operator pesawat udara dan training center serta didukung oleh regulasi yang memadai. (omy)