3,5 Juta Vaksin Moderna Tiba Lagi di Bandara Soetta dari AS, JAS Tangani Gunakan Thermal Blanket

  • Oleh : Naomy

Minggu, 01/Agu/2021 14:57 WIB
Penanganan kargo vaksin moderna di Bandara Soekarno-Hatta oleh JAS Penanganan kargo vaksin moderna di Bandara Soekarno-Hatta oleh JAS

 

TANGERANG (BeritaTrans.com) - Sebanyak 3,5 juta vaksin Moderna mendarat lagi di Terminal kargo Bandara Soekarno-Hatta dari Amerika Serikat (AS), hari ini (1/8/2021).

Baca Juga:
Lewat Program APEX in Safety, ACI dan Bandara Soekarno-Hatta Tingkatkan Standar Keselamatan

PT Jasa Angkasa Semesta (JAS Airport Services) meningkatkan kualitas penanganan vaksin Covid-19 dengan menggunakan "Thermal Blanket" untuk menjaga temperatur produk kargo khusus tersebut.

"Penggunaan Thermal Blanket pada kedatangan 3,5 juta dosis vaksin Moderna kali ini merupakan langkah JAS Airport 
Services untuk menjaga kenaikan temperatur secara tiba-tiba saat proses penurunan kargo dari pesawat hingga masuk ke dalam truk berpendingin," jelas Corporate Communication & PR Manager PT JAS, Ageng Wibowo.

Baca Juga:
InJourney Airports Layani 35,3 Juta Pergerakan Penumpang Selama Triwulan I

Terlebih lagi untuk penanganan vaksin Covid-19 yang sedang menjadi kepentingan nasional saat ini, dan JAS Airport Service terus meningkatkan pelayanannya untuk menjaga keutuhan kargo yang ditangani.

Fasilitasnya 'Thermal Blanket' merupakan lapisan material khusus yang dibuat untuk menjaga temperatur kargo tetap dingin dengan menutupi seluruh bagian kargo, sehingga tidak merusak vaksin selama dalam proses pemindahan.

Baca Juga:
Mantap, Meroket 15 Tangga, Bandara Soekarno-Hatta jadi Peringkat 28 Terbaik Dunia Tahun 2024

Selain penggunaan 'Thermal Blanket', kata dia, untuk meningkatkan dan mendukung penanganan rantai dingin produk kargo 
yang sensitif terhadap perubahan suhu (temperature sensitive cargo) seperti produk farmasi dan kargo yang mudah 
rusak, JAS baru-baru ini menambahkan dua Jalur Antrean Berpendingin (RQL) dan Area Tertutup Berpendingin (REA) 
seluas 1.800 m3 di fasilitas ruang dingin gudang kargonya. 

"Kedatangan vaksin Moderna kali ini adalah kedatangan tahap ke-32 vaksin Moderna dengan skema Covax dose 
sharing dari Amerika Serikat (AS), setelah sebelumnya JAS Airport Services menangani lebih dari 30 juta dosis vaksin 
Covid-19 sejak awal Februari 2021 termasuk Sinovac, Sinopharm, AstraZeneca, dan Moderna," urainya. 

Menurut Ageng, JAS berkomitmen untuk bekerjasama dan mendukung operator bandara Indonesia Angkasa Pura II, Bea Cukai dan komunitas kargo udara, dengan berinvestasi dan meningkatkan penanganan gudang kargo udara di gerbang bandara utama Indonesia yang akan menguntungkan tidak hanya bandara tetapi juga kota-kota dan Indonesia.

Sebagai bagian dari proses rantai dingin internasional melalui Bandara Internasional Jakarta Soekarno-Hatta, JAS bekerjasama dengan otoritas bandara dan komunitas kargo, berkomitmen untuk layanan dan fasilitas kelas atas untuk menangani dan menjaga integritas kargo tersebut secara andal, terutama kargo vaksin. (omy)