KM Umsini Segera Dioperasikan Kembali Usai Berakhirnya Isoter di Makassar

  • Oleh : Naomy

Selasa, 21/Sep/2021 05:39 WIB
Walikota Makaasr beri penghargaan para Pelni Walikota Makaasr beri penghargaan para Pelni

 

JAKARTA (BeritaTrans.com) - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) segera mengoperasikan Kapal Motor Umsini (KM Umsini) untuk melayari rute pelayaran regularnya.

Baca Juga:
Jadwal Kapal Pelni KM Kelud Tujuan Jakarta dan Medan pada Pekan Ini

Pengoperasian kembali dilakukan setelah penggunaan KM Umsini sebagai lokasi isolasi apung terpadu (isoter) oleh Pemerintah Kota Makassar berakhir per Senin (20/9/2032). 

"KM Umsini dijadwalkan kembali melayani penumpang pada 25 September untuk keberangkatan awal dari Pelabuhan Makassar," jelas Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni O.M. Sodikin.

Baca Juga:
Jadwal Kapal Pelni Lambelu Hingga 20 Desember, Semua Rute Kapal Lambelu Maumere - Pantoloan

Kapal ini akan melayari rute Makassar - Maumere - Larantuka - Kupang - Larantuka - Maumere - Makassar - Surabaya - Tanjung Priok - Batam. 

Melihat perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia yang sudah mulai terkendali, kata dia, maka penggunaan kapal-kapal Pelni sebagai lokasi isoter berangsur usai. 

Baca Juga:
Dukung Sail Tidore 2022, Ditjen Hubla Sulap KM. Tatamailau jadi Hotel Terapung

"Sebelum kembali beroperasi, Pelni memastikan seluruh kapal yang digunakan sebagai lokasi isoter beserta fasilitasnya dilakukan pembersihan dengan disinfektan. Selain itu, kesehatan kru kapal yang bertugas juga akan diperiksa sesuai dengan standar prokes yang berlaku," urainya.

Sodikin menambahkan kapal Pelni akan beroperasi setelah mendapatkan surat keterangan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang menyatakan bahwa kapal sudah layak untuk mengangkut penumpang kembali.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kembali kepercayaan pelanggan untuk berlayar dengan kapal Pelni. 

Selain KM Umsini, KM Sirimau yang digunakan sebagai lokasi isoter di Kota Sorong dan KM Lawit di Kota Lampung juga telah berakhir. 

Selama dipergunakan sebagai lokasi isoter, ketiga kapal tersebut telah menerima sebanyak 312 pasien Covid-19 tanpa gejala ataupun yang bergejala ringan. 

Sodikin membeberkan, sebanyak 275 pasien telah ditampung pada isoter KM Umsini, 18 pasien pada KM Lawit dan 19 pasien pada KM Sirimau. 

"Penggunaan kapal isoter Pelni masih tersisa di tiga daerah lainnya, yakni KM Bukit Raya di Belawan, KM Tatamailau di Bitung, dan KM Tidar di Jayapura," imbuhnya.

Sebagai informasi tambahan, KM Lawit akan melakukan proses docking tahunan di Jakarta hingga Oktober. Pihaknya terus berupaya unyuk menghadirkan pelayaran yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan. 

"Kami memastikan seluruh kapal yang beroperasi telah dinyatakan laik untuk melakukan perjalanan," pungkasnya. (omy)