Anggota DPR RI Tinjau Sejumlah Proyek Infrastruktur di Indramayu

  • Oleh : Taryani

Jum'at, 15/Okt/2021 14:20 WIB
 Anggota DPR RI H. Dedi Wahidi, Kepala Balai Besar Jalan Nasional DKI-JawaBarat,  Wilan dan Bupati Indramayu Nina Agustina saat peninjauan pekerjaan infrastruktur. (Ist.) Anggota DPR RI H. Dedi Wahidi, Kepala Balai Besar Jalan Nasional DKI-JawaBarat, Wilan dan Bupati Indramayu Nina Agustina saat peninjauan pekerjaan infrastruktur. (Ist.)

INDRAMAYU (BeritaTrans.com)  - Anggota DPR RI Komisi V, H. Dedi Wahidi dan  Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI-Jakarta,  Wilan meninjau sejumlah proyek infrastruktur di wilayah Kabupaten Indramayu, Kamis (14/10/21).

Peninjauan sejumlah proyek infrastruktur yang pengerjaannya dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diharapkan membawa nilai tambah dan beragam manfaat. Khususnya bagi masyarakat Indramayu dalam menaikkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Anggota DPR RI Komisi V, H. Dedi Wahidi menjelaskan pengerjaan Jembatan Gantung Sukawera diproyeksikan selesai pada Desember 2021. Jembatan itu panjang 120 meter dan lebar 1 meter. Sumber anggaran berasal dari pemerintah pusat melalui program aspirasi DPR RI.

Menurut H. Dedi, Jembatan Gantung Sukawera yang melintasi Sungai  Cimanuk  menghubungkan 5 kecamatan seperti Kertasemaya,   Bangodua, Tukdana,  Jatibarang dan Sukagumiwang.

“Saya berharap Jembatan Gantung Sukawera pelaksanaannya dikebut  sehingga pada akhir tahun dapat digunakan masyarakat," katanya.

Ia merinci, sumber anggaran mencapai Rp9 miliar. Meliputi 2 titik pembangunan jembatan gantung.

Respon masyarakat  diakui sangat positif sehingga setelah jadi jembatan gantung ini dirawat dan dijaga. Nantinya jembatan ini tidak boleh dilewati kendaraan yang melebihi beban muatan demi awetnya jembatan.

“Saya pesan kepada Pak Kuwu dan tokoh masyarakatnya agar dirawat. Jangan sampai membolehkan kendaraan yang melampaui kapasitas sehingga dapat merusak jembatan yang letaknya sangat strategis tersebut," ujarnya

Disamping itu, ucap H. Dedi direncanakan akan dibangun juga jembatan yang berlokasi di Desa Bangodua,  Kecamatan Bangodua yang merupakan usulan Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu.

Jembatan itu lebarnya 9 meter sangat penting dan strategis, karena dapat menghubungkan Kecamatan Kertasemaya dan Kecamatan Bangodua.

Ia berharap dengan lebar jembatan 9 meter  nantinya bukan sekedar menjadi sarana transportasi, tetapi juga dapat membuka akses ekonomi dalam skala besar.

“Itu usulan  Ibu Bupati Indramayu agar jembatan di Bangodua dapat memberi akses ekonomi yang lebih besar, karena lebarnya 9 meter dan  jembatannya permanen. Saya minta segera dibuat usulannya sehingga mudah-mudahan dalam waktu dekat segera masuk,” paparnya.

Bupati Indramayu Nina Agustina saat mendampingi kunjungan kerja H. Dedi Wahidi menyatakan  terima kasih kepada Anggota DPR RI, H. Dedi Wahidi yang terus bekerjasama dengan Pemerintah Daerah  Kabupaten Indramayu dalam mempercepat proses pembangunan infrastruktur di Kabupaten Indramayu.

“Saya mengucapkan terima kasih atas aspirasi yang dibawa Anggota DPR RI,  Bapak Dedi Wahidi dan dari Balai Besar Jalan Nasional DKi-Jawa Barat yang memperhatikan Indramayu. Semoga yang menjadi harapkan kita segera terealisasi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, bupati berpesan kepada  masyarakat  agar turut berpartisipasi. Yaitu ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan. Terutama menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Yang terpenting bisa dijaga masyarakat. Terutama jembatan-jembatan yang istilahnya sudah diperbaiki jangan dilewatin oleh kendaraan yang muatannya  melebihi kapasitas jembatan. Satu lagi saya berpesan agar jangan buang sampah sembarangan,” pintanya.

Kepala Balai Besar Jalan Nasional DKI-JawaBarat,  Wilan memaparkan sejumlah jalan nasional di Indramayu mengalami kerusakan. Termasuk yang menjadi perhatian kondisi drainase yang tersumbat akibat sampah. Pengerjaannya terus dikebut sehingga tahun depan bisa selesai.

“Jalan nasional kalau kita lihat ada beberapa crossing yang mampet karena sampah. Langkah pertama kita upayakan segera dilakukan pembersihan. Kita lihat alirannya seperti apa. Kalau memang harus dikasih sesuatu kita mencoba usahakan karena itu sudah tugas kita jalan nasional,” paparnya.

Terkait  pembangunan jembatan, pihaknya mengapresiasi dan menyatakan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu, karena proses pengerjaan dapat berjalan lancar tanpa  hambatan.

“Kemudian untuk jembatan gantung, alhamdulillah ini dukungan dari Pemkab Indramayu luar biasa. Kita bekerja di sini tanpa kendala sehingga Insya Allah target Desember bisa diselesaikan,” lanjutnya.

Selain itu pihaknya juga menargetkan pengerjaan Jalan Nasional Lohbener- Indramayu yang panjangnya 6 kilometer diprediksikan selesai tahun depan.

Selain meninjau jembatan gantung di Desa Sukawera juga meninjau beberapa saluran irigasi di Losarang, serta drainase di jalan Pantura Kandanghaur. (Taryani)