Indonesia Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Papua Nugini di Sektor Transportasi

  • Oleh : Naomy

Senin, 22/Nov/2021 18:39 WIB
Menhub dan Dubes RI untuk Papua Nugini Menhub dan Dubes RI untuk Papua Nugini

 

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menerima kedatangan Duta Besar RI untuk Papua Nugini dan Kepulauan Solomon Andriana Supandi. 

Baca Juga:
Kemenhub Gelar Pelatihan Khusus Layanan Transportasi bagi Penyandang Disabilitas

Dalam pertemuan tersebut dibahas  peluang kerja sama sektor transportasi antara Indonesia dengan Papua Nugini.

"Indonesia menjajaki peluang bagi para pelaku usaha logistik/perkapalan nasional, untuk mengembangkan rute pelayaran dari wilayah timur Indonesia menuju Papua Nugini," ungkap Menhub di Jakarta, Senin (22/11/2021).

Baca Juga:
Kemenhub Dukung Infastruktur Transportasi di 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas

Dia mendukung dibukanya pelayaran, yang memiliki peluang dalam pemenuhan komoditi ekspor dan impor, antara kedua negara.

"Saya juga mendorong agar komoditas yang dapat diekspor ke Papua Nugini dapat diintegrasikan dengan komoditas yang diangkut dengan tol laut,” kata Menhub.

Baca Juga:
Kemenhub Luncurkan Sistem Integrasi Kenavigasian I-Motion

Selanjutnya, di sektor perhubungan udara, akan menjajaki peluang penerbangan langsung dari Indonesia ke Papua Nugini. 

Sebelumnya, kerja sama penerbangan antarkedua negara telah diatur dalam perjanjian hubungan udara, yang telah ditandatangi pada Juni 2013. 

Dalam perjanjian  disebutkan,  kedua negara dapat melakukan penerbangan menuju kota Jakarta dan Denpasar untuk Indonesia, serta Port Moresby dan Lae untuk Papua Nugini.

“Saya mendukung dilakukannya kajian yang lebih mendalam terkait pembukaan rute penerbangan langsung untuk membuka konektivitas udara antara kedua negara,” ujarnya.

Di sektor perhubungan darat, Menhub mengungkapkan, akan menjajaki pembukaan rute lintas batas negara, yang akan dioperasikan oleh Damri. Saat ini tengah disusun draf MoU-nya oleh Ditjen Perhubungan Darat, sebagai dasar hukum kerja sama angkutan lintas batas negara. 

“Ini menjadi peluang untuk meningkatkan potensi pariwisata dan perekonomian antar kedua negara,” ucap Menhub.

Menhub berharap KBRI di Port Moresby  membantu mengkoordinasikan, dan mengomunikasikan berbagai upaya untuk peningkatan kerja sama di sektor transportasi, kepada pihak Papua Nugini. 

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Andriana mengungkapkan, peluang ini dapat diambil Indonesia, untuk meningkatkan kerja sama di wilayah Pasifik. (omy)