Angkasa Pura Logistik Buka Angkutan Kargo Rute Makassar-Singapura

  • Oleh : Naomy

Kamis, 02/Des/2021 08:25 WIB
Angkutan kargo Angkasa Pura Logistik Angkutan kargo Angkasa Pura Logistik


JAKARTA (BeritaTrans.com) - PT Angkasa Pura I turut serta mendukung program Pemerintah Sulawesi Selatan terkait pengiriman kargo ekspor langsung keluar negeri melalui salah satu anak perusahaannya yaitu Angkasa Pura Logistik. 

Ya, Angkasa Pura Logistik meresmikan pembukaan rute kargo internasional perdana Makassar - Singapura dengan pesawat jenis Boeing 737-300, yang bekerjasama dengan maskapai Tri-M.G. 

Baca Juga:
Standar Keamanan Bandara Angkasa Pura I Diakui Tingkat Dunia dari ACI

"Pesawat ini dapat menampung sebanyak 15.000 kg dan dijadwalkan terbang dua kali seminggu pada Rabu dan Sabtu," jelas Direktur Pengembangan Usaha  PT Angkasa Pura I Dendi T. Danianto, Rabu (1/12/2021).

Layanan kargo udara (air freight) Angkasa Pura Logistik (APL) menjadi salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dalam pengiriman dan pendistribusian kargo, baik domestik maupun internasional. 

Baca Juga:
Libur Waisak, Trafik di Bandara Yogyakarta Diprediksi Naik 56%

Selama satu tahun sejak Juni 2020, APL dengan dua armada pesawat kargo jenis ATR 72-500 telah melayani penerbangan kargo ke berbagai rute domestik yaitu Batam, Banjarmasin, Balikpapan, Pekanbaru, dan Surabaya.

“Tugas kami menyediakan sarana untuk menunjang konektivitas, akses, dan penyimpanan. Tentunya ini bentuk komitmen dari Angkasa Pura I untuk mendukung program pemerintah dalam implementasi national logistic ecosystem," ujarnya.
 
Dendi menambahkan, melalui anak perusahaan APL diharapkan dapat membantu mendongkrak bisnis kargo serta membantu meningkatkan perekonomian Sulawesi Selatan, khususnya dalam bidang ekspor. 

Baca Juga:
Penumpang Pesawat di Bandara InJourney Airport Tumbuh 19% Sepanjang April

Ini juga menambah jumlah penerbangan khusus kargo yang terbang langsung ke luar negeri dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Sebelumnya terdapat pesawat kargo Garuda Indonesia yang terbang ke Hongkong dan Singapura. 

Selama tahun 2021 ini, tercatat pergerakan kargo di Bandara Sultan Hasanuddin sebanyak 77.000 ton, tumbuh 30 persen dari tahun 2020. 

"Dengan adanya penerbangan perdana dari APL, diharapkan dapat mendongrak komoditas ekspor, terutama komoditi perikanan, yang dikirim dari Sulawesi Selatan," ungkap dia.

Kelancaran dan suksesnya penerbangan ini tentunya tidak terlepas dari dukungan dan kerjasama  dari Dinas Perdagangan Sulawesi Selatan, Balai Besar Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Makassar, Bea Cukai Makassar, dan eksportir serta Ekspedisi Muatan Pesawat Udara (EMPU). 

“Kargo merupakan bisnis yang potensial di masa pandemi ini. Saya harap ketersediaan layanan penerbangan langsung ke luar negeri ini terus ada dan bisa ditambah frekuensi untuk ke depannya. Sehingga tahun depan diharapkan pengiriman dapat meningkat sebanyak 50 persen,” tutur Andi Sudirman Sulaiman, Plt. Gubenur Sulawesi Selatan.

Angkasa Pura I bersama APL juga telah melakukan revitalisasi terminal kargo di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan luas 1.700 meter persegi. 

Terminal kargo ini dapat melayani aktivitas  warehousing, incoming-outgoing baik untuk kargo domestik maupun internasional serta trans-shipment. 

"Hal yang menarik dari fasilitas kargo di Bandara Sultan Hasanuddin adalah tersedia tujuh parking stand khusus air freighter, yang berlokasi tepat di depan terminal kargo, sehingga operasionalnya dapat berjalan lebih optimal," imbuh Dendi. 

Dengan berkembangnya bisnis dan pergerakan kargo, revitalisasi terminal kargo merupakan langkah yang tepat guna mendukung operasional bisnis kargo di Bandara Sultan Hasanuddin. (omy)