PPKM Level 3 Batal, Ini Aturan Perjalanan Nataru

  • Oleh : Fahmi

Selasa, 07/Des/2021 18:04 WIB
Foto:Istimewa Foto:Istimewa

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Pemerintah menetapkan aturan perjalanan khusus Natal 2021 dan tahun baru 2022 atau nataru. Hal ini untuk mengantisipasi potensi penularan covid-19 pada akhir tahun. 

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 24 Tahun 2021 tentang Pengaturan Aktivitas dan Mobilitas Masyarakat Selama Periode Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). 

Baca Juga:
Ini Data Semua Moda Transportasi Angkutan Lebaran, Pergerakan Penumpang Penyeberangan Tertinggi

Berikut rincian aturan perjalanan selama nataru: 

1. Udara 

Baca Juga:
Sudah Jadi Kebutuhan Warga, Penyelenggaraan Angkutan Umum Layak Jadi Prioritas Alokasi APBD

Penumpang pesawat dari dan ke daerah di Jawa dan Bali serta perjalanan antar kabupaten atau antar kota di Jawa dan Bali wajib menunjukkan bukti vaksin dosis kedua dan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. 

Bagi penumpang yang baru mendapatkan vaksin dosis pertama, maka harus menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan. 

Baca Juga:
Persiapan BPTJ Mengembangkan Transportasi Terintregrasi di Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi

Sementara, penumpang di luar Jawa dan Bali bisa menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen. Sampel untuk tes RT-PCR diambil maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan, sedangkan rapid test antigen 1x24 jam sebelum keberangkatan. 

2. Laut dan Darat 

Pelaku perjalanan dengan moda transportasi laut dan darat yang menggunakan kendaraan pribadi atau umum harus menunjukkan kartu vaksin dosis pertama dan hasil negatif RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan. 

Namun, masyarakat juga bisa menunjukan hasil tes negatif dengan rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. 

3. Kereta Api 

Pemerintah mewajibkan penumpang kereta api untuk menunjukkan bukti sudah mendapatkan vaksin covid-19 minimal dosis pertama. Selain itu, penumpang juga harus menunjukkan bukti hasil negatif tes covid-19. 

Tes covid-19 ini bisa berupa RT-PCR dan rapid test antigen. Untuk sampel RT-PCR maksimal diambil 3x24 jam dan antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. 

4. Kendaraan Logistik 

Pelaku perjalanan wajib menunjukkan kartu vaksin dosis lengkap dan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal 14x24 jam sebelum keberangkatan. 

Jika pelaku perjalanan baru mendapatkan vaksin dosis pertama, maka harus menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal 7x24 jam. 

Sementara, pelaku perjalanan wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal 1x24 jam jika belum divaksinasin.