Alun-alun Kota Bogor Setelah Diresmikan Bakal Terintegrasi dengan Stasiun KA Bogor yang Berusia 140 Tahun

  • Oleh : Taryani

Sabtu, 18/Des/2021 16:59 WIB
Alun-alun Kota Bogor diresmikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (Ist.) Alun-alun Kota Bogor diresmikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (Ist.)

KOTA BOGOR (BeritaTrans.com) – Gubernur Jawa Barat,  Mochamad Ridwan Kamil,  meresmikan Alun- alun Kota Bogor di Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat (17/12/2021).

Alun-alun eks Taman Topi akan terintegrasi dengan pintu timur Stasiun Kereta Api Bogor yang usianya sudah 140 tahun.

Integrasi ini menjadikan Alun-alun Kota Bogor memiliki nilai sejarah awal mulanya peradaban di Kota Bogor yang dulunya bernama Buitenzorg pada masa kolonial tahun 1745-1808.

"Kenapa sangat istimewa? Karena punya dimensi sejarah yang tidak semua kabupaten/kota di Jabar miliki, yaitu menempel dengan stasiun yang usianya 140 tahun dan akan ada masjid agung," ucap Gubernur.

Gubernur berharap, dengan peresmian Alun- alun Kota Bogor yang tepat di pusat kota, bisa memberikan manfaat dan kenyamanan bagi warga Bogor dan sekitarnya untuk berinteraksi sosial dengan aman dan mengutamakan protokol kesehatan.

"Ciri kota yang baik adalah yang warganya sering nongkrong di taman-taman, di ruang publik. Ini menandakan kotanya aman dan nyaman," katanya.

Gubernur menyebut, peresmian semakin istimewa karena bertepatan dengan hari ulang tahun Wali Kota Bogor,  Bima Arya Sugiarto yang pada hari ini berusia 49 tahun.

“Anggaran telah kami siapkan dan alhamdulillah hasilnya sangat baik. Saya kasih nilai sembilan atas desainnya, konsepnya, pengerjaan, dan dalam prosesnya dijaga," ungkap Gubernur.

Menurut Gubernur, 27 kabupaten/kota di Jabar diberikan hibah pembangunan alun-alun sebagai identitas dari kabupaten/kota masing-masing dengan dukungan APBD Provinsi.

"Keberadaan Alun-alun kota yang makin cantik dapat menaikkan kelas Kota Bogor sebagai kota aman dan nyaman. Hal itu terlihat dengan fasilitasi reformasi transportasi publik yang sudah sangat baik dilakukan oleh Wali Kota Bima Arya," tutur Gubernur.

"Mudah-mudahan warga Kota Bogor mendapatkan rasa bahagiannya berinteraksi di tempat yang sangat istimewa ini," imbuhnya.

Wali Kota Bogor,  Bima Arya Sugiarto mengatakan,  pembangunan alun-alun ini merupakan komitmen nyata dari Pemda Provinsi Jabar. Apalagi peresmiannya dihadiri langsung Gubernur Ridwan Kamil.

Rencanaya Pemkot Bogor pada 2022 akan membangun jalur pejalan kaki yang ramah untuk warga berkumpul bersama keluarga menghabiskan waktu akhir pekan dengan aman dan nyaman.

Bima pun telah berkoordinasi dengan PT KAI untuk mengoneksikan alun-alun tersebut dengan Stasiun Bogor dan juga menghadirkan _skybridge_ untuk fasilitas warga dalam beraktivitas.

"Kami akan berkoordinasi juga dengan PT KAI untuk membangun konsep yang terintegrasi. Nantinya akan betul-betul menyatu dengan Masjid Agung, Alun-alun dan juga stasiun dan akan juga dibangun _skybridge_ nanti mengatur mobilitas warga," ungkapnya. (tr)