Turuti Pemerintah Terkait Larangan Ekspor Sementara Batu Bara, INSA Siap Dukung Kebutuhan Nasional

  • Oleh : Naomy

Minggu, 02/Janu/2022 14:57 WIB
Kapal pengangkut batu bara (ilustrasi/dok) Kapal pengangkut batu bara (ilustrasi/dok)


JAKARTA (BeritaTrans.com) - Menanggapi larangan sementara dari Kementerian ESDM dan didukung oleh Kemenhub untuk setop ekspor batubara sementara selama sebulan, maka anggota INSA sebagai tranporter, siap untuk memenuhi kebutuhan transportasi batubara nasional, khususnya untuk PLN 

"Dampak larangan ekspor batu bara selama sebulan ini, memang akan berdampak pada armada tug & barge yg selama ini melayani transhipment untuk mother vessel export," tutur Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto saat dikonfirmasi BeritaTrans.com, Ahad (2/1/2022). 

Baca Juga:
Siapkan Barang dan Jasa Kemaritiman, INSA Jaya Bentuk Koperasi, Ini Susunan Pengurusnya!

Akan tetapi, dengan adanya kebutuhan dalam negeri yang besar dari PLN, maka pihaknya tidak akan kekurangan armada transportasi, bersama-sama dengan armada bulker handymax dan panamax yang selama ini melayani distribusi dalam negeri. 

"Namun, seyogyanya larangan tersebut disosialisaikan dan dibicarakan lebih awal dengan seluruh stakeholder terkait," ungkapnya 

Baca Juga:
HUT ke-56 INSA: Perjuangan untuk Indonesia Berprestasi

Hal itu mengingat kemungkinan ada perusahaan yang sudah terikat kontrak. 

INSA kata Carmelita berharap, pelarangan ini hanya sebulan saja, dan produsen batubara bisa memberikan keseimbangan antara kebutuhan ekspor dan memenuhi kewajiban DMO, sesuai aturan yang berlaku, sehingga bisa normal kembali. (omy)

Baca Juga:
INSA Sebut Pengadaan Kapal Tunda Butuh Investasi Besar