Awal Tahun 2022, 13 Ribu Penumpang KA Tiba di Jakarta

  • Oleh : Fahmi

Senin, 03/Janu/2022 16:14 WIB
Stasiun Pasar Senen, Jakarta.(Ist) Stasiun Pasar Senen, Jakarta.(Ist)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Keberangkatan penumpang KA pada Senin, 3 Januari 2022 dari area Daop 1 Jakarta berlangsung lancar dan tidak mengalami peningkatan. 

"Keberangkatan pengguna jasa KA pada Senin, 3 Januari 2022 dari area Daop 1 Jakarta terpantau normal seperti jumlah volume keberangkatan pada hari kerja atau weekday di masa pandemi setelah PPKM diturunkan," ujar Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa pada keterangan resmi, Senin (3/1/2021). 

Baca Juga:
Kapasitas Ditambah, Penumpang KRL Tetap Antre di Stasiun Bekasi

Eva menjelaskan, untuk hari ini terdapat sekitar 4.000 penumpang berangkat dari Stasiun Pasarsenen, yang dilayani sebanyak 20 perjalanan KA dan dari Stasiun Gambir terdapat sekitar 2.400 pengguna dengan operasional KA sebanyak 29 perjalanan. 

"Sementara terkait kedatangan secara total hari ini terdapat sekitar 13 ribu pengguna yang tiba di area Daop 1 Jakarta," sambung Eva. 

Baca Juga:
Mulai 18 Mei, Penumpang KA Jarak Jauh Keberangkatan Stasiun Gambir dan Pasar Senen yang Sudah Vaksin Kedua Tak Perlu Antigen

Dipastikan seluruh pengguna KA yang datang dan berangkat telah memenuhi persyaratan Vaksin, Pemeriksaan Covid 19 Antigen atau RT-PCR dengan hasil Negatif, dan kondisi sehat melalui pemeriksaan suhu tubuh. 

Jika terdapat persyaratan yang tidak dapat dipenuhi maka perjalanan dibatalkan dengan pengembalian bea tiket penuh. 

Baca Juga:
Aturan Terbaru Naik KRL, Kapasitas Kini Boleh 80 Persen

Secara keseluruhan, dijelaskan Eva, operasional Nataru di masa pandemi tahun ini berjalan kondusif dan lancar. Volume penumpang berangkat dan datang tidak mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun lalu. Namun, jika dibandingkan Nataru tahun 2019 sebelum kondisi pandemi volume penumpang mengalami penurunan sekitar 60 s.d 70 persen. 

"PT KAI Daop 1 Jakarta terus melakukan peningkatan layanan untuk membantu calon pengguna jasa memenuhi persyaratan terkait protokol kesehatan saat akan menggunakan jasa kereta api untuk beraktivitas," ujar Eva. (Fhm)