Sepanjang 2021, JAS Tangani Ketibaan 135 Juta Vaksin di Bandara Soekarno-Hatta

  • Oleh : Naomy

Selasa, 11/Janu/2022 15:15 WIB
Dirut dan Corporate Communication JAS Dirut dan Corporate Communication JAS

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Sepanjang tahun 2021, PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) menangani ketibaan 135 juta vaksin di Bandara internasional Soekarno-Hatta.

Direktur Utama JAS Adji Gunawan menyampaikan, vaksin tersebut dari beberapa negara dan merek.

Baca Juga:
Penumpang Puji Layanan di Bandara Soekarno-Hatta di Periode Libur Lebaran

"Vaksin diangkut dengan sembilan maskapai penerbangan," ujar Adji di Jakarta, Selasa (11/1/2022).

Kesembilan maskapai itu antara lain Cathay Pacific (CX), Qatar (QR), Emirates (EK), Etihad (EY), Japan Airlines (JL), Raya Airways (TH), Singapore Airlines (SQ), K-Mile (8K) dan MyIndo (2Y).

Baca Juga:
Wow, hingga Lebaran Hari Kedua Jumlah Penumpang Pesawat di Bandara Angkasa Pura II Tembus 2,13 Juta

Sementara di awal tahun 2022 ini pihaknya juga masih mendapat kepercayaan menangani kedatangan vaksin.

"Awal tahun ini sebanyak lima juta vaksin sudah tiba dan kami tangani," tuturnya didampingi Corporate Communication JAS Ageng Wibowo.

Baca Juga:
Menhub Pantau Bandara Soetta: Jumlah Penumpang Naik Dibanding 2019

Menurutnya, pemerintah menginfokan akan menerapkan boster vaksin. Ini menjadi tantangan dan peluang bagi JAS untuk penanganannya.

Dengan jumlah vaksin yang sudah masuk, diprediksi masih ada lebih dari separuh yang akan ditangani JAS.

"Bila rakyat Indonesia yang akan vaksin 200 juta, dikalikan tiga karena ada boster, maka menjadi 600 vaksin yang akan tiba," imbuhnya.

Untuk itu pihaknya terus meningkatkan performa dan layanan terbaik dalam penanganan kedatangan vaksin.

Dia mencontohkan vaksin merek Pfizer yang butuh penanganan khusus. Ini tentu saja menjadi tantangan tersendiri bagi JAS, agar masyarakat Indonesia memeroleh vaksin yang benar-benar steril. (omy)