Setelah Cawang-Bekasi Timur, LRT Jabodebek Uji Coba Rute Pancoran-Dukuh Atas

  • Oleh : Redaksi

Rabu, 12/Janu/2022 00:39 WIB
LRT Jabodebek di jalur Bekasi Timur. Foto: BeritaTrans.com. LRT Jabodebek di jalur Bekasi Timur. Foto: BeritaTrans.com.

BEKASI (BeritaTrans.com) - Kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) sudah memasuki tahapan uji coba untuk rute Pancoran-Dukuh Atas.

Direktur Operasi II PT Adhi Karya (Persero) Tbk Pundjung Setya Brata mengungkapkan hal ini kepada wartawan, Senin (10/1/2022).

Baca Juga:
Melihat Persiapan Depo LRT Jabodebek di Bekasi, Ada Pencucian Otomatis

"Iya, hari ini melanjutkan yang dari Pancoran ke Dukuh Atas. Hari Jumat yang lalu, (uji coba) sudah dari Cawang ke Bekasi Timur," jelas dia.

Uji coba tersebut merupakan bagian dari persiapan menuju tahapan testing commisioning (tes fungsi) untuk Lintas Pelayanan Cawang-Dukuh Atas.

Baca Juga:
Dukung Keandalan Sarana LRT Jabodebek, KAI Mulai Persiapkan Kelengkapan Depo di Bekasi

Pundjung mengungkapkan, tahapan tes fungsi di rute tersebut akan dilakukan selama tiga bulan ke depan bersamaan dengan Lintas Pelayanan Cawang-Cibubur.

Sementara untuk Lintas Pelayanan Cawang-Bekasi Timur akan disiapkan uji fungsi mulai pertengahan Februari 2022.

Baca Juga:
Launching LRT Jabodebek Diundur Lagi, Ini Penjelasan Kemenhub

Adapun LRT Jabodebek akan dioperasikan menggunakan sistem communication-based train control(CBTC) dengan grade of automation(GoA) level 3.

Sistem CBTC adalah pengoperasian kereta berbasis komunikasi. Sehingga, dapat mengoperasikan kereta dan memproyeksikan jadwal serta disupervisi juga secara otomatis dari pusat kendali operasi.

Pengoperasian dilakukan secara otomatis tanpa masinis, namun mensyaratkan masih terdapat petugas operasional di dalam kereta untuk penanganan kondisi darurat dan pelayanan kepada pelanggan.

Jika terjadi gangguan sarana atau prasarana, petugas train attendant akan mengambil alih pengoperasian kereta secara manual dengan kecepatan terbatas.

LRT Jabodebek nantinya akan beroperasi mengikuti jadwal yang telah diunggah ke sistem persinyalan di pusat kendali operasi atau Operation Control Center (OCC).

Seluruh operasional LRT Jabodebek kemudian berjalan secara otomatis dengan mengikuti jadwal yang telah ditetapkan.

Adapun sistem CBTC GoA 3 pada LRT Jabodebek ini dibangun oleh sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu antara Adhi Karya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, PT Industri Kereta Api atau INKA, serta PT Len Industri. (dn/sumber: kompas.com)