Tinjau Homestay di Desa Wisata Mong NTB, Menparekraf Siap Berikan Pendampingan SDM

  • Oleh : Naomy

Rabu, 12/Janu/2022 14:21 WIB
Menparekraf saat di Desa Wisata Mong, NTB Menparekraf saat di Desa Wisata Mong, NTB

LOMBOK (BeritaTrans.com) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, meninjau pembangunan infrastruktur di Desa Mong, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, sebagai upaya menyiapkan akomodasi menjelang perhelatan MotoGP Indonesia 2022 pada 18-20 Maret 2022.

 Sandiaga Uno saat meninjau menjelaskan perlu keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sekitar lokasi perhelatan MotoGP, hal itu sebagai upaya menyambut dan memberikan pelayanan bagi para wisatawan yang diprediksi mencapai 100 ribu pengunjung.
 
“Tidak hanya pembangunan infrastruktur saja, tetapi juga dibarengi dengan pengembangan SDM, di sekitar Mandalika ada 398 hunian. Nanti kita kelola permintaan warga yang kita tampung dulu. Kami akan hadirkan pelatihan SDM di desa ini oleh Poltekpar Lombok,” ujar Sandiaga.
 
Dia juga sempat berdialog dan mendengar aspirasi dari masyarakat setempat, agar ada penambahan hunian dan fasilitas lainnya. 

Baca Juga:
Jajal Tari Piring di Kota Pariaman, Menparekraf: Ayo Kembangkan Potensi Seni Pertunjukan, Kriya, Kuliner, dan Fesyen

Permintaan itu bila memungkinkan akan segera dihadirkan.
 
“Akan tetapi untuk yang permintaan tambahan dari warga, ini permintaan Presiden langsung dan diinstruksikan kepada Pak Basuki (Menteri PUPR) dan saya adalah, utamakan Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) buat kedepannya,” bebernya.
 
Sandiaga melakukan pengecekan homestay di Desa Mong lantaran jumlah ketersediaan akomodasi di Lombok yang hanya 23 ribu ditambah Sarhunta sekitar 400.

Hal tersebut menjadi salah satu tantangan yang perlu diselesaikan menjelang perhelatan MotoGP.
 
“Nanti sebagai alternatifnya bisa diarahkan ke homestay, cabin atau glamping, hingga cruise dan juga keterlibatan masyarakat setempat. Kami akan hadirkan pendampingan, karena bukan hanya membangun fisiknya tapi juga membangun masyarakat dan SDM-nya. Harapannya ini menjadi kebangkitan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja bagi kita bersama,” ujarnya.
 
Jadi ini sesuai dengan permintaan tambahan dari masyarakat untuk dipersiapkan dengan baik. 

Baca Juga:
Hore, Keanekaragaman Desa Wisata GTP Ulakan Sumbar Potensial Dikembangkan

Ini yang namanya memahami kebutuhan masyarakat. Agar ajang MotoGP ini langsung berdampak bukan hanya kebangkitan ekonomi tapi juga penciptaan lapangan kerja. 

"Sudah banyak, tempat yang terfasilitasi dan dipesan untuk MotoGP,” pungkas Sandiaga. (omy)
 

Baca Juga:
Desa Wisata dan Kampung Tematik Potensial Pulihkan Ekonomi