Penumpang KRL Mencapai 500 Ribu Per Hari, Anker Diimbau Bersiap Masuki Musim Hujan

  • Oleh : Fahmi

Senin, 17/Janu/2022 11:05 WIB
Foto:Istimewa Foto:Istimewa

JAKARTA (BeritaTrans.com) - KAI Commuter menyatakan volume penumpang KRL pada Senin pagi ini (17/1/2022) tidak jauh berbeda dengan Senin pada pekan lalu. 

Data KAI Commuter pukul 08.00 WIB menunjukkan volume pengguna mencapai 151.373 orang, atau hampir sama dengan Senin pekan lalu di waktu yang sama yaitu 151.272 orang. 

Baca Juga:
Aturan Terbaru Naik KRL: Tetap Dilarang Bicara dan Wajib Pakai Masker

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menjelaskan, volume pengguna KRL Jabodetabek pada hari kerja di tahun 2022 ini konsisten berada di sekitar 500 ribu pengguna per hari, dengan hari Senin mencatatkan volume pengguna tertinggi yaitu 528 ribu pengguna pada hari Senin tanggal 3 Januari dan 10 Januari lalu. 

Namun jika dirata-rata dengan pengguna saat akhir pekan, maka rata-rata volume pengguna KRL Jabodetabek per Januari 2022 ini adalah 464.198 pengguna setiap harinya. 

Baca Juga:
Kapasitas Ditambah, Penumpang KRL Tetap Antre di Stasiun Bekasi

"Hari ini sejumlah stasiun yang mencatat kenaikan volume pengguna dibanding pekan sebelumnya antara lain Stasiun Citayam (10.821 pengguna, naik 7%) dan Stasiun Depok Baru (6.953, naik 6%)," ujar Anne pada keterangan resminya, Senin (17/1/2022). 

Dijelaskan pula, stasiun yang mencatat penurunan volume penumpang antara lain Stasiun Cilebut (7.469, turun 9%) dan Stasiun Parungpanjang (4.834, turun 12%). 

Baca Juga:
Yes, Penumpang Naik KRL dari Stasiun Bojong Gede Pagi ini Tanpa Penyekatan

Anne mengungkapkan, dengan volume pengguna yang mulai berkisar di angka 500 ribu pengguna per hari, KAI Commuter akan tetap memaksimalkan pengaturan pengguna terkait protokol kesehatan dan jaga jarak. 

"Lebih dari 50% perjalanan KRL yang mencapai 1.005 perjalanan per hari telah beroperasi di jam-jam sibuk pagi dan sore hari KAI Commuter untuk melayani pengguna. Meskipun demikian, karena mobilitas masyarakat yang hanya terpusat di waktu-waktu tersebut, akan terdapat antrean penyekatan di stasiun untuk mengatur jumlah orang yang dapat naik ke dalam kereta," kata Anne. 

Diimbau Anne, agar dapat terhindar dari potensi antrean dan kepadatan pengguna dapat merencanakan perjalanan dan melihat informasi situasi antrean maupun posisi KRL secara real time melalui aplikasi KRL Access. Jika memungkinkan, gunakan KRL di luar jam-jam sibuk. 

"Selain itu pengguna juga kami ajak bersiap memasuki musim penghujan dengan senantiasa membawa payung atau jas hujan, serta memakai alas kaki yang tidak licin agar mobilitasnya tidak terganggu. Periksa juga informasi prakiraan cuaca dari BMKG yang salah satunya dapat dilihat melalui twitter @commuterline," kata Anne.

KAI Commuter juga meminta pengguna tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan terutama mengenai penggunaan masker ganda dengan masker medis yang dilapis masker kain di sisi luar. Selain itu fasilitas wastafel tambahan juga masih tersedia di seluruh stasiun dan dapat dimanfaatkan pengguna untuk mencuci tangan sebelum maupun sesudah naik KRL. 

"Mari terus berdisiplin mengikuti protokol kesehatan dan aturan yang ada agar kita dapat tetap bermobilitas dengan sehat di tengah munculnya varian-varian baru dari Covid-19," pungkas Anne.(fhm)