Akuisisi PT Jembatan Nusantara Bikin ASDP jadi Perusahaan dengan Armada Terbanyak di Dunia

  • Oleh : Naomy

Kamis, 03/Mar/2022 18:32 WIB
Kapal ASDP Kapal ASDP

JAKARTA (BeritaTrans.com) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyampaikan apresiasi kepada Menteri BUMN Erick Thohir dan jajaran atas dukungan positif yang diberikan dalam akuisisi yang dilakukan terhadap PT Jembatan Nusantara.

"Ini sebagai momentum bersejarah sekaligus milestone bagi industri penyeberangan Tanah Air," jelas Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi, Kamis (3/3/2022).

Baca Juga:
Ini Tarif Baru di Lintas Komersial Penyeberangan ASDP

Dia mengatakan, akuisisi terhadap PT Jembatan Nusantara yang telah terlaksana melalui Penandatanganan Sales Purchasement Agreement (SPA) PT Jembatan Nusantara antara PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dengan PT Mahkota Pratama dan PT Indonesia VIP selaku pemilik saham PT Jembatan Nusantara, di Jakarta beberapa waktu lalu, tidak hanya menjadikan ASDP sebagai operator kapal ferry terbesar. 

"Aksi korporasi ini juga menjadikan ASDP perusahaan terdepan dalam penerapan standarisasi keselamatan dan pelayanan prima kepada seluruh pengguna jasa,". 

Baca Juga:
Mulai Besok, ASDP Terapkan Tarif Baru di 53 Lintasan Penyeberangan

Ini juga adalah inisiatif strategis perusahaan dalam pengembangan jasa manajemen dan operator kapal yang akseleratif demi mendorong pertumbuhan perusahaan yang agresif dalam rangka menuju IPO. 

Dia mengungkapkan, dukungan dan semangat yang diberikan oleh pemegang saham yakni Kementerian BUMN serta dukungan regulator Kementerian Perhubungan, berdampak besar bagi terselenggaranya aksi korporasi ini. 

Baca Juga:
ASDP Berhasil Pertahankan Rating AA dari Pefindo

Menurut Ira, sejalan dengan yang disampaikan Menteri Erick bahwa akuisisi ini tak sekadar menambah portofolio perusahaan, melainkan ASDP harus terus meningkatkan kontribusi kepada negara dan masyarakat. 

"Kami memiliki tanggung jawab yang besar ke depannya agar ASDP dapat terus berkembang, inovatif serta mampu menjadi pemimpin pasar penyeberangan di Tanah Air yang terus menghadirkan layanan prima untuk melayani transportasi Indonesia lebih baik dan modern ke depannya," tutur Ira. 

Sebelum akuisisi ASDP telah memiliki 166 unit kapal, dan setelah akuisisi menjadi 219 unit kapal.

Dengan begitu, mengukuhkan posisi ASDP sebagai perusahaan ferry dengan jumlah armada terbanyak di Indonesia, bahkan dunia.

ASDP berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi segmen penyeberangan dengan menambah jumlah armada sebanyak 19 unit kapal selama kurun lima tahun (2020 - 2024) yang diperuntukkan di lintasan komersial reguler, eksekutif, LDF dan lintasan internasional. 

Jembatan Nusantara merupakan perusahaan kapal ferry swasta yang memiliki jumlah armada terbesar sebanyak 53 unit dan mengoperasikan enam lintasan Long Distance Ferry (LDF). 

Dengan adanya akuisisi ini akan menambah portofolio kekuatan armada serta lintasan yang dioperasikan ASDP.  (omy)