Mantap, Pergerakan Penumpang dari dan Ke Lombok Masih Tinggi Meski MotoGP Berakhir

  • Oleh : Naomy

Senin, 21/Mar/2022 17:27 WIB
Suasana du Bandara Lombok Suasana du Bandara Lombok


JAKARTA (BeritaTrans.com) – Perhelatan MotoGP Mandalika Tahun 2022 telah berakhir 20 Maret 2022. 

Dalam tiga hari terakhir terjadi lonjakan penumpang yang cukup signifikan, khususnya pada transportasi udara.

Baca Juga:
Yes, Bandara Kualanamu Menuju Hub Internasional

“Sesuai yang kami prediksi, penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Lombok selama tiga hari terakhir mengalami peningkatan yang sangat signifikan yaitu sekitar tiga kali lipat dari hari biasanya,” ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, Senin (21/3/2022).

Dia mengatakan, berdasarkan data dari Angkasa Pura I, pada Minggu kemarin, tercatat pergerakan penumpang di Bandara Lombok mencapai 13.115 orang.

Baca Juga:
Kerja Sama Pengelolaan Bandara Internasional Kualanamu Sah Dimulai

Rnciannya 6.243 orang yang datang dan 6.872 orang yang berangkat dari Bandara Lombok. 

Sebelumnya, penumpang hanya berkisar antara 3.500-4.000 orang per harinya baik berangkat maupun datang. 

Baca Juga:
Dua Operator Bandara Dapat Penghargaan dari Kemenhub

Kemudian, pergerakan pesawat tercatat mencapai 120 pada Ahad, dengan mayoritas rute penerbangan dari dan menuju Jakarta, Surabaya dan Denpasar. 

Pada hari ini, diprediksi masih terjadi peningkatan jumlah penumpang di Bandara Lombok yaitu mencapai 14.000 orang dengan 136 pergerakan pesawat.

“Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Udara telah berkoordinasi dengan maskapai, pengelola bandara dan pemangku kepentingan terkait penyiapan slot penerbangan baik itu extra flight, charter flight, maupun positioning flight,” ungkap Adita.

Sementara itu, terkait akomodasi kapal terapung yang disediakan oleh Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Laut, berdasarkan data sementara dari PT Pelni, tercatat sebanyak 1.179 penonton MotoGP yang melakukan pemesanan untuk bermalam di Kapal KM Kelud.

“Dengan tingkat keterisian sekitar 80 persen, menunjukkan animo masyarakat cukup tinggi untuk memanfaatkan kapal ini,” ucap Adita.

Selanjutnya, Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Darat akan melakukan evaluasi bersama dengan pihak Kepolisian dan Pemerintah Daerah serta Dinas Perhubungan, terkait adanya kemacetan dari dan menuju Sirkuit Mandalika.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Hal ini menjadi evaluasi kami di Kemenhub khususnya bagaimana memperkuat dukungan pemerintah daerah dan perangkatnya dalam melakukan pengaturan lalu lintas serta kelancaran sarana pendukung,” ungkapnya

Kemenhub bersama dengan pemangku kepentingan terkait, telah melakukan sejumlah langkah baik berupa pembangunan, pengembangan, maupun penyiapan fasilitas sarana dan prasarana transportasi di darat, laut, maupun udara, dalam rangka mendukung suksesnya penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022.

 “Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak baik operator transportasi, pemerintah daerah, penyelenggara acara, dan unsur terkait lainnya, yang telah mendukung kelancaran mobilitas masyarakat. Harapan kita bersama, perhelatan ini akan memberikan dampak positif bagi pemulihan sektor pariwisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah maupun nasional,” tutup Adita. (omy)