KM Kelud Kembali Layani Angkutan Reguler Pascapenugasan jadi Akomodasi Terapung di Lombok

  • Oleh : Naomy

Rabu, 23/Mar/2022 10:32 WIB
KM Kelud KM Kelud

JAKARTA (BeritaTrans.com) - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) segera mengoperasikan Kapal Motor Kelud (KM Kelud) untuk melayani rute regulernya. 

Pengoperasian kembali dilakukan pascapenugasan KM Kelud dari Kementerian Perhubungan sebagai akomodasi terapung selama gelaran MotoGP Mandalika berakhir pada Senin (21/3/2022).

Baca Juga:
Perdana, Kapal Tol Laut Pelni Layar dari Pelabuhan Patimban Subang Menuju Kepri

Pjs. Kepala Kesekretariatan Perusahaan Opik Taupik menyampaikan, KM Kelud bertolak dari Pelabuhan Gili Mas, NTB menuju Pelabuhan Tanjubg Priok, Jakarta Selasa (22/3/2022) sore.

"KM Kelud dijadwalkan kembali melayani penumpang pada pelayaran 25 Maret dengan keberangkatan dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta," tuturnya, Rabu (23/3/2022).

Baca Juga:
Tarif Tiket Kapal Pelni Belum Berubah Meski Harga BBM Naik, Ini Sebabnya

Pada periode pelayaran 25 Maret hingga 31 Maret, KM Kelud akan melayari rute Tg. Priok - Kijang - Batam - Belawan (PP). 

"Sedangkan untuk pelayaran periode 1 April hingga 7 April dijadwalkan melayari rute Tg. Priok - Batam - Tg. Balai Karimun - Belawan (PP)," katanya.

Baca Juga:
Pelabuhan Didorong Layani Lebih Cepat, Mudah, dan Kolaboratif

Opik mengemukakan,  selama menjalankan penugasan sebagai akomodasi terapung gratis dalam rangka mendukung perhelatan MotoGP di Mandalika, KM Kelud telah melayani sebanyak 1.391 orang. 

Jumlah tamu yang dilayani tersebut lebih banyak 10% dari jumlah tamu yang melakukan reservasi secara online melalui email sejumlah 1.264 orang.

"Akomodasi terapung ini merupakan program inisiatif dari Kementerian Perhubungan dan kehadirannya telah menjadi sebuah alternatif bagi para penonton MotoGP yang kesulitan mendapatkan penginapan," terangnya.

PT Pelni mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan yang telah memberikan kepercayaan melalui penugasan KM Kelud sebagai akomodasi terapung, serta seluruh pemangku kepentingan terkait yang telah bekerja sama menyukseskan program ini.

"Kami siap untuk mendukung program-program Pemerintah yang akan datang sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan BUMN," pungkas Opik. (omy)